BANGKA TENGAHLENSA DAERAHLENSA EKONOMILENSA NASIONALNEWS

Poktan Sinar Harapan Desa Kerantai Panen Cabai Merah, Algafry : Sektor Pertanian Masih Jadi Idola

Lensabangkabelitung.com, Sungaiselan– Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman,ST., didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Sajidin, SE, M.Si., bersama Kelompok Tani Sinar Harapan melakukan panen cabai merah di Desa Kerantai Kecamatan Sungaiselan, Rabu, 7 April 2021.

Kegiatan tersebut dihadiri kepala Dinas Pertanian Bateng, Kepala Dinas Pangan Bateng, Camat Sungaiselan, Kepala Desa Kerantai, Babinsa Desa Kerantai, Babinkamtibmas Desa Kerantai, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Sungaiselan, PPL Kecamatan Sungaiselan beserta warga Desa Kerantai.

Salah satu kelompok tani sinar harapan Syahrial mengatakan, mereka manfaatkan Lahan penanaman cabai tersebut, dengan luas lahan kurang lebih satu hektar miliknya.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah atas kebijakannya yang telah mengalokasikan dana bantuan untuk kami gunakan dan manfaatkan dengan baik, di mana dalam hal ini kami telah mendapatkan hasil sebanyak 1,5 ton yang baru setengah produksi dan hasilnya memuaskan,” ujarnya.

Ia menuturkan, pihaknya juga berterima kasih kepada PPL dan seluruh penyuluh atas pembinaannya agar kami dapat menjadi petani yang mandiri dan professional,” ungkap Syahrial yang sangat mengapresiasi bantuan dari pemerintah.

“Berkat dari pembinaan para penyuluh dan PPL lah, yang membuat kami bisa panen yang memuaskan seperti saat ini,” ujarnya.

Bupati Bangka Tengah Algafri Rahman ST mengatakan, dirinya sangat bangga dengan melihat keberhasilan dari para kelompok tani ini, ia sangat mengapresiasi atas suksesnya panen cabai merah yang telah menghasilkan sebanyak 1,5 ton cabai dalam jangka waktu cepat yang dilakukan oleh petani Desa Kerantai. 

“Sektor pertanian memang masih menjadi idola dari tahun ke tahun sekaligus sebagai sektor utama pendorong pemulihan ekonomi akibat dampak dari pandemi Covid-19. Hal ini karena sektor pertanian menjadi kebutuhan prioritas yang berkaitan dengan hajat manusia sehingga permintaan akan bahan pangan akan tetap selalu ada,” ujar Algafri.

Ia menuturkan, terkait dengan Data Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Nasional sektor pertanian pada kuartal lV tahun 2020 mampu tumbuh sebesar 2,59% dan peningkatan kinerja ekspor pertanian tahun 2020 mengalami kenaikan sebesar 15,78% dari tahun sebelumnya dan subsektor hortikultura mengalami pertumbuhan sebesar 7,85% karena peningkatan permintaan buah dan sayur selama masa pandemi Covid-19.

“Saya sangat berharap, dengan adanya data peningkatan ini sebagai motivasi kita terutama subsektor hortikultura yang memang menjadi andalan kita untuk terus kita kembangkan diantaranya cabai. Mengingat, salah satu penyebab inflasi tinggi adalah cabai dan bawang, hal ini terjadi karena harga cabai masih tinggi dan kurangnya minat untuk menanam cabai, “tutur Bupati Bangka Tengah.

Algafry menambahkan, kepada masyarakat untuk turut membantu dalam pembangunan sektor pertanian sebagai sektor perekonomian unggulan di Kabupaten Bangka Tengah juga diperkuat dengan modernisasi budidaya pertanian yang difasilitasi dengan bantuan alat dan mesin pertanian.

“Pemerintah akan turut membantu jika dari masyarakatnya memang serius untuk terjun ke pertanian. Tidak hanya pemerintah yang membantu bahkan CSR Bank (Corporate Social Responsibility) pun akan membantu baik itu dari bantuan dana atau fasilitas, seperti penyediaan laboratium mini MA-11 tahun lalu buah karya dari Almarhum Ibnu Saleh,” ucapnya menyadarkan masyarakat akan pentingnya mengembangkan sector pertanian secara serius.

Secara simbolis orang nomor satu di Bangka Tengah ini juga menyerahkan bantuan pada Kegiatan Optimasi Lahan Rawa kepada GAPOKTAN Memurung Permai Desa Kerakas, GAPOKTAN Mandiri Jaya Desa Teru, GAPOKTAN Sumber Jadi Desa Sungaiselan Atas, yang bersumber dari Dana APBN Ditjen PSP Kementan Tahun Anggaran 2021. 

Kemudian, penyerahan kepada GAPOKTAN Jaya Lestari Desa Kerantai , GAPOKTAN Bina Tani Desa Perlang, POKTAN Air Kuning Desa Cambai Selatan atas Kegiatan Jalan Pertanian (JUT) sumber dana Pemulihan Ekonomi Nasional (APBN-PEN) Tahun Anggaran 2021. (adv)

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button