BANGKA SELATANLENSA DAERAHLENSA EKONOMILENSA KRIMINALNEWS

Kapolda Tegaskan Tidak Boleh Ada PIP di Tanjung Ketapang Sampai Batu Perahu

Lensabangkabelitung.com, Toboali– Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidyat meninjau penertiban TI Ilegal dan pengamanan pengoperasionalan penambangan Ponton Isap Produksi (PIP) di IUP PT Timah di wilayah perairan laut Suka Damai Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan.

“Kami tim dari Polda Kepulauan Bangka Belitung bersama dengan PT Timah melakukan kunjungan ke daerah Toboali khususnya ke tempat aktivitas pertambangan PIP dan KIP di IUP PT Timah di wilayah Suka Damai,” kata Anang kepada wartawan usai meninjau aktivitas pengpengoperasionalan penambangan PIP, Jumat, 16 April 2021.

Ia mengatakan, pihaknya menerima komplain dari masyarakat tentang penanganan PIP yang mengembangkan wilayah pencarian tambang biji timah sampai ke wilayah Tanjung Ketapang dan Batu Perahu. 

“Kemarin ada komplain dari masyarakat, dan hari ini kita pastikan dan kita yakinkan kepada masyarakat bahwa wilayah Tanjung Ketapang sampai ke Batu Perahu, PT Timah belum mengeluarkan SPK untuk aktivitas penambangan di wilayah itu,” ujar dia

Anang menegaskan, jika ada aktivitas penambangan yang dilakukan oleh para CV di perairan Laut Tanjung Ketapang sampai ke Batu Perahu dipastikan aktivitas tersebut ilegal, dikarenakan PT Timah selalu pemilik IUP belum mengeluarkan SPK kepada para CV untuk melakukan penambangan dilokasi itu.

“SPK yang dikeluarkan oleh PT Timah ini untuk aktivitas penambangan dari arah Ketapang sampai ke Suka Damai. Jadi kalau di luar itu artinya aktivitas tersebut ilegal. Kalau ada penambang yang membandel akan langsung kita sikat. Sederhana saja, yang namanya aktivitas penambangan ilegal langsung kita tertibkan,” ujar dia.

Ia mengungkapkan, sebagai bukti keseriusan dan komitmennya pihaknya sampai saat ini sudah mengamankan sebanyak 54 ponton yang terdiri dari PIP dan TI Selam yang tidak mengantongi SPK dari PT Timah selaku pemilik IUP.

“Ada 54 ponton yang kita amankan yang terdiri dari 18 di tangani Polair Polda Babel, dan 3 ditangani Polres Basel, dan sisanya merupakan barang temuan yang tersangkanya kabur. Dan Proses ini sudah berjalan bahkan sudah P19 dan berjalan terus. Jadi komitmen dengan apa yang kami sampaikan kemarin kami laksanakan di lapangan,” ujar dia.

Sementara untuk TI Selam yang banyak terparkir dipinggir pantai, kata Kapolda, selama mereka tidak melakukan aktivitas penambangan maka tidak bisa dilakukan penindakan, namun jika ditemukan adanya aktivitas, maka akan langsung ditangkap

“Untuk mengamankan aktivitas disini kami sudah mengirim personel tambahan untuk membackup Polres Basel dalam mengamankan aktivitas di sini. Sebanyak 100 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI AD dan TNI AL. Dengan tambahan kekuatan ini patroli malam hari akan kita lakukan untuk memastikan tidak ada aktivitas penambangan ilegal,” ujar dia.

Penulis : Rusdi | Editor : Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button