BANGKA TENGAHLENSA DAERAHLENSA EKONOMILENSA KRIMINALNEWS

Ciptakan Suasana Kondusif Selama Ramadhan, Tambang Ilegal Pungguk Ditertibkan

Lensabangkabelitung.com, Koba– Menindaklanjuti laporan keluhan dan pengaduan warga masyarakat yang resah, aktivitas tambang timah ilegal yang beroperasi di Kolong Kenari, Pungguk dan Merbuk Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah akhirnya ditertibkan.

Penertiban di lokasi lahan eks Kontrak Karya (KK) PT Koba Tin itu dilakukan oleh tim gabungan, Sabtu Kemarin. Tindakan penertiban tersebut terus dilakukan dan personel yang terlibat tetap standby meski saat itu diguyur hujan.

Kapolres Bangka Tengah AKBP Slamet Ady Purnomo mengatakan saat proses penertiban itu para pemilik ponton yang berdomisili di Bangka Tengah sedang melakukan pembongkaran terhadap peralatan tambang yang ada di lokasi tambang.

“Mereka sebagai warga Bangka Tengah, bersedia membongkar ponton demi menciptakan situasi yang aman dan tentram khususnya menjelang bulan suci ramadhan,” ujar Slamet kepada wartawan, Sabtu, 10 April 2021.

Menyikapi masih ada penambang yang membandel, kata Slamet, pihaknya menegaskan agar para pemilik tambang segera melakukan pembongkaran peralatan tambang milik mereka jika tidak ingin dilakukan upaya penegakan hukum.

“Sampai saat ini, penertiban masih kondusif. Namun, masih ada peralatan tambang yang belum diketahui dengan pasti siapa pemiliknya yang belum melakukan pembongkaran. Namun tetap kami beri kesempatan untuk melakukan pembongkaran secara sukarela sampai Senin 12 April 2021,” ujar dia.

Slamet menambahkan penertiban tersebut dilakukan guna menetralisir potensi konflik antara pihak yang pro dan kontra di lingkar tambang kolong Pungguk, Kenari dan Marbuk. Selain itu juga untuk menciptakan situasi Kamtibmas terutama menjelang bulan suci ramadhan ini.

“Untuk kedepan, kami akan berkoordinasi dengan Polda Kepulauan Babel, TNI, POM TNI, Pol PP Provinsi babel dan instansi terkait lainnya,” ujar dia.

Penulis : Hendry | Editor : Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button