NEWS

Studi Strategis Lemhannas RI di Babel, Bantu Gali Potensi Daerah untuk Rekomendasi Pemda

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Peserta Angkatan 62 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) merencanakan akan melakukan Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) di Bangka Belitung pada 5 – 8 April 2021 mendatang. Dengan diikuti 20 orang peserta dari berbagai kalangan, studi tersebut akan menggali berbagai persoalan pembangunan di Bangka Belitung.

Liaison Officer (LO) Lemhannas RI angkatan 62 Brigadir Jenderal TNI Abdurrahman mengatakan studi tersebut untuk membekali para peserta dengan memberikan cakrawala berpikir yang lebih luas dan komprehensif.

“Juga melihat secara langsung objek di lapangan yang berkaitan dengan kondisi wilayah, kearifan lokal, pembangunan daerah dan ketahanan nasional. Termasuk melihat potensi dan menemukan isu strategis yang bisa digali peserta lalu memberikan rekomendasi sebagai saran masukan kepada pemerintah daerah,” ujar Abdurrahman kepada wartawan usai bertemu dengan Ketua DPRD Bangka Belitung, Senin, 8 Maret 2021.

Abdurrahman menuturkan peserta Angkatan 62 Lemhannas RI akan diajak melihat langsung kondisi nyata pembangunan daerah yang selama ini sudah dilaksanakan dan akan dilaksanakan kedepan.

“Untuk membantu kemajuan Babel, peserta melihat secara nyata objek. Nanti bentuknya rekomendasi kepada pemerintah daerah. Saat studi nanti, peserta akan dibagi dalam kelompok geografi, demografi maupun kondisi sosial yang berkaitan dengan politik, ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan keamanan,” ujar dia.

Dengan pengalaman tugas di Bangka Belitung sebagai Komandan Resor Militer (Korem) 045, Abdurrahman mengaku turut memberikan masukan kepada tim dan peserta dengan menegaskan potensi Bangka Belitung masih banyak yang bisa dikembangkan terutama berkaitan dengan pertambangan

“Ada mineral ikutan dari timah sangat banyak dan sampai saat ini belum dikelola secara maksimal yaitu logam tanah jarang. Itu sangat berpotensi apalagi energi fosil akan habis sehingga unsur tanah jarang ini bisa berpotensi sebagai energi yang terbarukan misalnya dalam produksi baterai,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button