LENSA POLITIKNEWS

Pansus DPRD Babel Kaji Raperda Penyertaan Modal BPRS

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Panitia khusus (Pansus) DPRD Bangka Belitung terus melakukan pengkajian secara mendalam terkait pembahasan rancangan peraturan daerah ( Raperda) tentang penambahan penyertaan modal PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat, 5 Maret 2021.

Ketua Pansus Efredi Effendy menjelaskan, kedatangan tim Pansus DPRD Babel ke DPRD Kabupaten Bangka untuk saling berbagi informasi, saran serta masukan sebagai bahan pertimbangan keputusan Pansus penambahan Penyertaan modal.

“Kami ke sini bukan mendorong kabupaten ini untuk menyertakan modal, kami tidak mau juga demikian. karena itu kembali ke daerahnya masing-masing. cuma kami mau melihat supaya keputusan ini betul. Keputusan yang final dan tidak terjadi masalah di kemudian hari,” ujarnya, saat memimpin rapat bersama DPRD Bangka, di Ruang Banmus DPRD Bangka, Jumat pagi, 5 Maret 2021.

Dikatakan Efredy, selain itu Pansus juga ingin melihat sejauhmana peran dari Pemda kabupaten untuk ikut serta dalam penyertaan modal.

“Kenapa kami tertarik datang ke sini, karena kabupaten ini tidak ikut penyertaan modal tahun kemarin, jadi kami mau melihat kenapa itu bisa sampai terjadi”, ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama Wakil Ketua Pansus, Ariyanto mengatakan, harus adanya langkah-langkah yang tepat, serta harus adanya komitment para pemegang saham dalam meningkatkan penyertaan modal.

Ditambahkannya, untuk provinsi masih menunggu kajian akhir dari Penasehat investasi pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, secara kualitatif bank itu layak, namun katanya, Pansus DPRD babel berharap agar adanya kajian lebih mendalam, sehingga betul- betul dapat dipertimbangkan oleh Tim Pansus.

Seperi diketahui, kabupaten bangka pernah melakukan penyertaan modal senilai kurang lebih 7, 7 M. Namun beberapa tahun terakhir Kabupaten Bangka tidak lagi melakukan penyertaan modal. Padahal, berdasarkan dari pembagian dividen Kabupaten abangka sudah melebihi dari modal yang ditanam.

“Sesuai dengan komitmen tanggal 18 Januari 2021, masing-masing pemegang saham itu untuk akan menambah modalnya, sesuai dengan komitmen itu saja yang kita harapkan,” ujar Ariyanto.

Sementara itu, Anggota Pansus Ranto Sendhu, berharap, agar provinsi dan kabupaten/kota untuk bersinergi bahu membahu dalam penambahan penyertaan modal, sehingga terwujudnya cikal bakal bank kebanggaan bagi daerah Babel.

“Jangan hanya mengharapkan dana provinsi saja, jadi pintar-pintarlah. Bagaimana caranya menghidupkan Bank ini biar lebih maju untuk kemajuan daerah kita sendiri,” ujar dia.

Release | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button