NEWS

Masa Depan Gelora Muntok, Jadi Alun-Alun atau Tetap Lapangan Bola

Lensabangkabelitung.com, Muntok – Lapangan Gelora Muntok saat ini dihadapkan oleh dua pilihan yang cukup rumit. Ke depan apakah akan berubah fungsi menjadi alun-alun atau tetap menjadi tempat masyarakat untuk bermain bola seperti biasa.

Agar mendapatkan pilihan yang terbaik, pihak Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Camat Muntok dan Disperindagkop Babar menggelar Rapat Musyarawah Mufakat bersama masyarakat pegiat sepak bola, PSSI, AMPeGe, KONI, Unmet Muntok dan Sat Pol PP di Kantor Camat Muntok.

“Kami sebenarnya minta dukungan, setelah dua bulan pedagang dipindahkan di Gelora, kami mengkaji, setelah dua bulan intensitas kawan-kawan pemain bola tidak terlalu tinggi. Makanya ini kepentingan kita bersama, semua diakomodir. Seminggu itu palingan terbanyak dua kali main bola. Kita cari solusi yang terbaik, kita tidak mau ada kles, kita maunya sepakat. Meramaikan kota Muntok,” jelas Kabid UMKM Disperindagkop Bangka Barat, Jaka saat musyarawah, Kamis, 4 Maret 2021.

Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Barat berlahan-lahan telah memberikan sikap untuk Lapangan Gelora akan dijadikan apa nanti. Hal tersebut mulai tergambar semenjak Pemkab Babar bersinergi dengan Anak Muntok Punya Gawe (AMPeGe) memindahkan sekelompok pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari depan Kelenteng Kong Fuk Miau ke samping lapangan Gelora Muntok sejak beberapa minggu lalu.

Jaka mengatakan alasan pemindahan kelompok pedagang yang berlokasi di depan Kelenteng Kong Fuk Miau ke Lapangan Gelora sebab letaknya yang berada di pinggir jalan dinilai cukup berbahaya. Tidak hanya demikian, ia juga menyebutkan kehadiran kelompok pedagang yang berada di depan rumah ibadah juga kerap mengganggu perayaan hari besar keagamaan.

“Makanya pedagang yang ada di depan kelenteng itu kita pindahkan, sebab banyak menjadi gangguan ketika ada perayaan hari besar keagamaan. Kita ini tidak ada tempat kuliner tidak ada tempat nongkrong,” kata Jaka.

Pada rapat yang sama, Sekretaris Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Bangka Barat, Armus Hendrawan menyatakan sikap menginginkan Lapangan Gelora agar tetap diperuntukkan sebagai tempat bermain bola bagi masyarakat dan klub sepakbola.

Kemudian, Mantan Ketua KONI Bangka Barat, Arman yang saat itu mewakili masyarakat pegiat sepak bola juga menyuarakan hal yang serupa dengan Sekretaris PSSI Armus Hendrawan. Arman tetap tidak akan mendukung wacana pengalihan fungsi Lapangan Gelora menjadi alun-alun Kecamatan Muntok selama Pemerintah Kabupaten tidak mempunyai solusi tempat lain yang bisa dipakai masyarakat dan klub lokal untuk bermain sepakbola.

Tidak hanya itu, Arman juga tetap tidak mau mendukung apabila solusi yang ditawarkan hanya sebatas ucapan lisan saja. Ia menginginkan ada bukti yang tertera di atas kertas sebagai jaminan.

“Untuk solusi kami minta jangan bicara-bicara doang tapi direalisasikan, agar kami bisa bermain tanpa rasa yang agak mengganjal, kami minta cepat disiapkan solusi apabila gelora mau dijadikan taman,” tegas Arman.

“Tentang permasalahan yang kita bicarakan hari ini, dari komunitas sepak bola, dari kecil bermain di lapangan gelora, ada kenang-kenangan yang tidak bisa dilupakan, di situ juga pemanfaatannya sangat antusias menggunakan sepak bola gelora, kadang sampai rebutan, karena jadwal latihan antar klub tidak bisa terakomodir semua,” demikian Arman.

Penulis: Sepri | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button