BANGKA SELATANLENSA DAERAHLENSA POLITIKNEWS

Bupati Diingatkan Soal Jabatan Tinggi di Pemkab Bangka Selatan yang Masih Dijabat PLT

Lensabangkabelitung.com, Toboali– Wakil Ketua Fraksi Keadilan Sejahtera Kebangkitan Bangsa (F-KSKB) DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Samsir mengingatkan Pemerintah Bangka Selatan untuk secepatnya melakukan restrukturisasi dan reposisi terhadap kekosongan jabatan tinggi definitif yang masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Adapun beberapa kekosongan jabatan tinggi definitif yakni jabatan Sekda, Bapeda, Inspektorat Daerah, Kominfo, Bakuda, Dinas Perpustakaan dan Arsip dan Disparpora Bangka Selatan.

Samsir mengatakan saat ini sudah ada pemenang lelang jabatan tinggi oleh Bupati Bangka Selatan pada masa Bupati Justiar Noer yang belum dilantik. Untuk itu, Ia menyarankan agar Pemkab secepatnya berkoordinasi dengan Kemendagri dan KASN tentang kebijakan hasil lelang tersebut.

“Langkah ini penting dan harus dilakukan, apakah hasil lelang pada masa Bupati sebelumnya dibatalkan dan mengadakan lelang baru atau melantik hasil lelang kepala daerah sebelumnya,” kata Samsir kepada wartawan, Kamis, 11 Maret 2021.

Ia menuturkan, secara prosedur dan menurut UU kepala daerah tidak boleh lagi melakukan mutasi dan lelang jabatan 6 bulan sebelum penetapan bakal calon dan ini dilakukan 4 bulan sebelum penetapan bakal calon kepala daerah.

“Permasalahan ini akhirnya menjadi dilema untuk kepala daerah terpilih antara melantik pemenang lelang yang sudah ada dan mengangkat baru atau lelang baru agar mendapatkan pejabat tinggi yang kompeten untuk menjalankan dan mewujudkan visi dan misi serta janji politik,” ujar dia.

Ia mengungkapkan, dalam 6 bulan pertama, kepala daerah terpilih sudah harus menyelesaikan RPJMD 2021 – 2025 sebagai guidance pembangunan 5 tahun yang disinkronkan dengan RPJPD, RPJMD Provinsi dan RPJMN. 

“Penyusunan ini harus dilakukan dengan cermat dan teliti dan kepala dinas yang akan mengimplementasikan ini dalam bentuk program kegiatan melalui rencana strategis harus faham betul dan harus memiliki kualitas dan kompetensi agar kegiatan bisa dilakukan dan dikerjakan yang direncanakan dengan spesifik, Measuravle, Achieveable, Realistic dan Timeable ( SMART ),” ujar dia.

Samsir menambahkan, untuk melakukan perencanaan tersebut diperlukan kepala dinas yang berkualitas dan memiliki kompetensi. serta perlu ketenangan dengan mendefinitifkan status meraka sebagai kepala dinas.

“Untuk kualitas penyusunan RPJMD agar bisa implemtatif dan tujuannya bisa tercapai 5 tahun mendatang untuk diperlukan dengan mendefinitifkan status meraka sebagai kepala dinas,” ujar dia.

Adapun hasil lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Jabatan Tinggi Pratama pada 30 September tahun 2020 lalu yakni :

1. Jabatan Sekda

a. Achmad Ansyori

b. Haris Setiawan

c. Sumadi

2. Kepala Bapeda

a. Hendrawan

b. Herman

c. M Hendari

3. Inspektur

a. Chairullah

b. PD Marpaung

c. Romell

4. Kepala Diskominfo

a. Efran

b. Sumindar

c. Yuri Siswanto

5. Kepala Bakuda

a. Netty Herawaty

b. Rif’at Syafitri

c. Riswady

6. Kepala Perpustakaan dan Arsip

a. Marsanti

b. Marsuri Manap

c. Yonsalakari

7. Kepala Disparpora

a. Jusvinar

b. M Zamroni

c. Suryadi

Penulis : Rusdi | Editor : Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button