BANGKA SELATANLENSA DAERAHLENSA KESEHATANLENSA NASIONALNEWS

Tensi Darah Tinggi, Tiga Orang di Bangka Selatan Tertunda Terima Vaksin Pertama

Lensabangkabelitung.com, Toboali– Tiga orang dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangka Selatan yang dijadwalkan divaksin pada tahap pertama belum dapat menjalani vaksinasi Covid-19. Hal itu dikarenakan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Tiga orang yang belum dapat melakukan vaksinasi Covid-19 ini yakni Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0413/Bangka, Letkol Inf. Saldifa, Kasi Intel Kejari Kabupaten Bangka Selatan, Dody Purba dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bangka Selatan, Jamaludin.

Juru Bicara Satuan Tugas Pengendalian Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan, Supriyadi mengatakan, dalam pelaksanaan Launching Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan sebanyak 10 orang yang dijadwalkan melakukan vaksinasi Covid-19.

“Hari ini kita jadwalkan 10 orang dari unsur Forkopimda dilakukan vaksinasi Covid-19 pada tahap pertama. Namun dari 10 orang ini, tujuh orang yang menerima dan bisa menjalani vaksinasi. Tiga belum bisa atau ditunda, karena hipertensi atau tekanan darah tinggi,” ujar Supriyadi, Kamis 28 Januari 2021.

Lebih rinci Supriyadi menyebutkan, tujuh orang yang telah menerima vaksinasi yakni Wakil Ketua I DPRD Bangka Selatan, Samson Asrimono, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Achmad Ansyori,  Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangka Selatan, Supriyadi, Ketua MUI Kabupaten Bangka Selatan, Zahirin, Ketua NU Kabupaten Bangka Selatan, Sholahuddin Al-Ayubi dan Direktur RSUD Kabupaten Bangka Selatan, dr. Agus Pranawa, Dan Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Siswanto.

“Setelah menerima vaksin, setiap orang akan menunggu 30 menit untuk mengetahui dampak vaksin dan nantinya akan diberikan kartu vaksinasi,” ujar dia.

Ia mengungkapkan, orang yang hipertensi atau tekanan darah tinggi tidak bisa diberikan vaksin, hal itu sesuai dengan keputusan Kemenkes dimana untuk penerima vaksin tensi harus di bawah 140/90. 

“Jadi yang hipertensi kita anjurkan untuk kontrol ke dokter puskes tingkat satu. Kalau tensi darah tinggi kemudian divaksin takutnya ke arah jantung dan kelainan darahnya juga, jadi tiga orang ini ditunda,” ujar dia.

Ia menambahkan, jika vaksin Covid-19 aman diberikan kepada semua yang memenuhi syarat. Vaksin ini sudah lolos kehalalan dari MUI yang artinya vaksin ini aman dan halal untuk diberikan kepada masyarakat luas.

Penulis : Rusdi | Editor : Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button