BANGKA SELATANLENSA DAERAHLENSA KESEHATANNEWS

Gedung Diklat Jadi Lokasi Karantina Pasien Covid-19 Bangka Selatan

Lensabangkabelitung.com, Toboali– Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menyiapkan Gedung Diklat sebagai rumah karantina untuk pasien Covid-19. Hal itu terkait dilakukan seiring dengan meningkatnya jumlah kasus Covid-19.

Juru bicara Satuan Tugas Pengendalian Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan, Supriyadi mengatakan rumah karantina disiapkan karena jumlah kasus Covid-19 meningkat dan tempat karantina di provinsi sudah penuh. 

“Sesuai dengan instruksi pada Gubernur, pemerintah kabupaten diminta untuk menyiapkan rumah karantina. Beberapa hari kemarin kita sudah melakukan rapat untuk persiapan tim perawat dan tim teknis lainnya   untuk merawat pasien di rumah karantina nanti,” ujar Supriyadi kepada Lensabangkabelitung, Rabu, 6 Januari 2020.

Ia menuturkan, pihaknya telah mempersiapkan 50 tempat tidur untuk pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan fasilitas tempat tidur, tempat makan minum, tempat olahraga berserta instrukturnya, tim ahli gizi dan fasilitas lainnya untuk pemulihan pasien terkonfirmasi Covid-19.

“Sementara ini kita siapkan 50 tempat tidur, namun ketika nanti eskalasinya meningkat nanti kita akan carikan tempat yang layak dan refresentatif untuk teman-teman yang terkonfimasi Covid-19 di Bangka Selatan,” ujar dia.

Supriyadi mengungkapkan, dua hari kedepan rumah karantina di gedung diklat sudah ready dan bisa menerima pasien terkonfirmasi Covid-19 untuk dilakukan isolasi namun dengan catatan untuk pasien orang tanpa gejala (OTG).

“Untuk yang dengan komorbit, kami di rumah sakit ada empat kamar untuk tekanan negatif, tambah dua yang isolasi biasa. Bangka Selatan sudah menyiapkan untuk isolasi dengan komorbitnya sudah disiapkan, dan hari ini pun di rumah sakit sudah merawat pasien Covid-19,” ujar dia.

Untuk masalah anggaran sendiri kata Supriyadi, tidak ada masalah, berdasarkan informasi, untuk penanganan Covid-19 pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 10 miliar untuk penanganan Covid-19 di Bangka Selatan.

“Karna ini karantina adalah bagian dari pengendalian Covid-19 ditingkat kabupaten jadi seluruh biaya adalah didanai oleh pemerintah daerah dari dana penanaganan Covid-19 di kabupaten. Dan masalah anggaran sendiri tidak ada masalah,” ujar dia.

Ia menambahkan, untuk tenaga medis disiapkan sesuai dengan kebutuhan. Agar tidak terlalu capek nantinya akan disiapkan dua tenaga perawat setiap ship. Dan untuk keamanan nanti akan ada Satpol PP dibackup oleh TNI/Polri.

Sementara itu, Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Siswanto, mengatakan, pihaknya bersama TNI, serta seluruh stake holder siap membantu pemerintah daerah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bangka Selatan.

“Kasus Covid-19 di Bangka Selatan ini meningkat, dan hari ini kita melakukan pengecekan kesiapan tempat karantina di gedung Diklat yang disiapkan oleh pemerintah Bangka Selatan untuk efesiensi tempat karantina yang semula ada di Pangkalpinang bisa dilakukan disini,” ujar dia.

Penulis : Rusdi | Editor : Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button