BANGKA SELATANNEWS

Gubernur Erzaldi Cek Areal Sawah Desa Kepoh yang Mengalami Banjir

Lensabangkabelitung.com, Toboali – Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman meninjau lokasi area persawahan Desa Kepoh Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan yang beberapa waktu yang lalu mengalami banjir akibat tanggul yang jebol, Rabu 2 Desember 2020.

Gubernur Erzaldi Rosman mengatakan, area swah Desa Kepoh dengan luas kurang lebih 260 hektar beberapa waktu yang lalu mengalami kebanjiran akibat curah hujan yang tinggi dan tanggul yang jebol.

“Kami ke sini untuk memperbaiki tanggul yang jebol. Alhamdulillah ini sudah mulai pengerjaan. Kita berharap dengan dikerjakan tanggul yang jebol ini masa tanam Oktober-Maret masih bisa kita usahakan untuk kita kejar dan bisa ditanam dan bisa menambah produktivitas para petani di sini,” ujar Erzaldi kepada wartawan, Rabu.

Erzaldi menuturkan, dengan adanyan perbaikan tanggul yang jebol, jika satu kali masa tanam dengan rata rata panen 6 ton perhektar dikali dengan 260 hektar maka kurang lebih 1500 sekian ton pentensi hasil. Jadi bagaimanapun hasil tanggul yang jebol ini harus kita lakukan perbaikan.

“Tadi kita juga memberikan arahan kepada Gapoktan untuk segera mempersiapkan kerjasamanya dalam rangka pembangunan jalan sawah. Selain itu, kita juga akan melakukan sodetan sehingga banjir ini tidak terjadi berulang-ulang, serta beberapa tanggul akan ditinggikan,” ujar dia.

Ia mengungkapkan, pada tahun 2021 akan ada normalisasi sungai disekitar area sawah Desa Kepoh yang mengkoneksikan antara Gadung, Kepoh, Bikang dan Jeriji. Namun yang utama akan diselesaikan di area Sawah Desa Kepoh, karena memiliki potensi yang besar dan para petaninya juga semangat.

“Karena sawah ini berdampingan dengan sawah-swah di desa lainnya kurang lebih 3000-an hamparan sawah di sini, dan ini salah satu lumbung pangan Bangka Selatan. Sebagaiman kita ketahui Bangka Selatan ini sudah ditetapkan sebagai lumbung pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ujar dia.

Ia mengaku percaya dengan semangat para petani yang ada Desa Kepoh untuk mengolah laan persawahannya. Hal ini dibuktikan dengan adanya salah satu petani yang mengolah lahannya dengan tiga kali masa tanam.

Penulis: Rusdi | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button