NEWS

Sudah Rp 1,14 Triliun Dana APBN Terserap Untuk Pemulihan Ekonomi Babel

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Guna menjaga stabilitas sistem keuangan serta menyelamatkan ekonomi nasional ditengah perlambatan ekonomi dan ancaman resesi akibat Covid-19, pemerintah menerbitkan PP 23 tahun 2020 tentang pelaksanaan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebagai tindak lanjut Ketentuan Pasal 11 Ayat (7) Perppu 1 2020.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Bangka Belitung Fahma Sari Fatma mengatakan PEN bertujuan untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya.

“Untuk Bangka Belitung sampai dengan triwulan III-2020, dukungan APBN untuk program pemulihan ekonomi telah terealisasi sebesar Rp 1,14 Triliun dan 498.360 kilogram beras,” ujar Fahma dalam pers rilis Evaluasi Kinerja Pelaksanaan APBN Triwulan III 2020 yang digelar di Kantor Kanwil DJPb Bangka Belitung, Kamis, 8 Oktober 2020.

Secara nasional, kata Fahma, pemerintah telah mengalokasikan dana senilai Rp 607,5 triliun rupiah guna implementasi PEN yang terbagi menjadi 5 program yaitu perlindungan sosial Rp 203,9 triliun, insentif usaha senilai Rp 120,61 triliun,pembiayaan korporasi senilai Rp 53,57 T, sektoral K/L dan Pemda senilai Rp 106,11 T dan UMKM senilai Rp 123,46 T.

“Masih dalam skema PEN, pemerintah juga memberikan berbagai fasilitas insentif perpajakan, sebagaimana diatur dalam PMK Nomor 28/PMK.03/2020 tanggal 6 April 2020 jo PMK Nomor 143/PMK.03/2020 tanggal 1 Oktober 2020,” ujar dia.

Fahma menambahkan fasilitas perpajakan tersebut juga berlaku bagi anggota masyarakat yang membantu upaya pemerintah memerangi pandemi melalui produksi, sumbangan, penugasan, dan penyediaan harta (PP Nomor 29 Tahun 2020).

Adapun fasilitas tersebut tersebut terdiri dari fasilitas PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah, PPh UMKM Ditanggung Pemerintah, Pembebasan PPh Pasal 22 Impor, Pengurangan Angsuran PPh Pasal 25 sebesar 50% dan Pengembalian Pendahuluan PPN. Wajib Pajak di Babel yang telah memanfaatkan fasilitas perpajakan sebanyak 2.292 WP dari 186.550 WP yang seharusnya dapat memanfaatkan fasilitas ini,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button