BANGKA TENGAHLENSA DAERAHLENSA KRIMINALNEWS

Lapor Pak Kapolda! Bukan Cuma Toboali, Masyarakat Juga Minta Tambang Ilegal Koba Ditertibkan

Lensabangkabelitung.com, Koba– Aktivitas tambang timah ilegal yang beroperasi di wilayah kolong Marbuk, Pungguk dan Kenari di Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah masih tetap eksis meski beberapa diprotes warga dan dilakukan penertiban.

Aktivitas tambang di Koba itu dinilai sebagian masyarakat bisa juga menjadi perhatian Kapolda Bangka Belitung Inspektur Jenderal Anang Syarif Hidayat yang saat ini dengan sikap tegasnya melakukan penertiban tambang timah ilegal di Perairan Toboali Kabupaten Bangka Selatan.

Tokoh masyarakat Kelurahan Berok Haji Ikron mengatakan aktifitas tambang ilegal atau TI rajuk di lokasi tersebut tidak pernah berhenti karena terus beraktifitas siang dan malam.

“Aktivitas tambang di lokasi tersebut sangat mengganggu. Bahkan bukan menggaggu lagi, tapi sudah sangat mengancam keselamatan dan ketenangan bagi kami,” ujar Ikron kepada Lensabangkabelitung, Rabu, 7 Oktober 2020.

Ancaman yang paling nyata jika tambang tersebut diteruskan, kata Ikron, adalah akan terulangnya banjir besar seperti tahun 2016 lalu karena tambang tersebut dekat dengan pemukiman warga.

“Aktivitasnya mengancam rumah warga dan suara bising yang bersumber dari mesin TI sangat sudah sangat mengganggu masyarakat yang dekat dengan lokasi,” ujar dia.

Ikron meminta aparat penegak hukum untuk lebih tegas lagi menertibkan aktivitas tambang liar TI Rajuk di wilayah Marbuk, Pungguk dan Kenari itu supaya tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat. 

“Kami atas nama masyarakat Berok yang tergabung dalam 13 RT di wilayah itu sudah bersepakat tidak setuju jika tambang di belakang pasar dibuka. Kami setuju agar tambang itu ditertibkan pihak penegak hukum dan minta diangkat ,” ujar dia.

Menurut Ikron, tambang yang berada di belakang pasar tersebut telah lama beroperasi secara kucing-kucingan. Namun dia mempertanyakan mengapa para penambang bisa berani menambang.

“Biisa jadi ada indikasi keterlibatan oknum aparat yang membekingi aktivitas tambang itu. Beroperasi sejak lama dan pernah diterbitkan aparat tapi masih juga mengulang dan beroperasi. Kalau berani, berarti ada yang menjamin dan ada yang bekingi,” ujar dia.

Penulis : Hendry | Editor : Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button