NEWS

Pers Siluman di Humas Satgas Covid-19 Babel Terima Honor, Ini Klarifikasi Jubir

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Profesi pers diduga dicatut dalam daftar penerima honor di tim Hubungan Masyarakat (Humas) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Bangka Belitung. Hal tersebut menimbulkan protes mengingat pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan tugas-tugas jurnalistik.

Informasi yang didapat wartawan, ada sejumlah nama yang diketahui bukan background pers namun masuk dalam daftar penerima honor tim humas dengan tertulis pers. Bahkan nama-nama yang aslinya bukan pers tersebut sudah pernah makan duit negara melalui honor tugas.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Andi Budi Prayitno (ABP) membenarkan ada pencantuman pers terhadap orang yang diketahui bukan pers dalam daftar penerima honor kegiatan Humas Satgas Covid-19. Namun, ia berkilah kalau itu terjadi karena kesalahan penulisan.

“Sudah saya cek dan benar dalam daftar penerima honor dari tim humas ada orang yang bukan pers tapi tertulis mewakili pers. Perlu saya sampaikan, itu telah terjadi kesalahan dalam penulisan saja,” ujar ABP kepada Lensabangkabelitung.com, Sabtu, 19 September 2020.

Disampaikan ABP, nama tertulis pers dalam daftar penerima honor itu berbeda dengan Surat Keputusan (SK) Humas Covid-19 Bangka Belitung yang ditetapkan.

“Nama yang tertulis pers di daftar honor, di dalam SK adalah Humas untuk media sosial. Jadi di Humas itu ada dua bidang, yakni untuk media sosial diisi orang di luar pers dan untuk pers sendiri yang orang-orangnya adalah pegiat pers di Bangka Belitung,” ujar dia.

Menurut ABP, tidak benar jika pihaknya disebut sengaja mencatut nama pers dengan mencantumkan orang-orang yang bukan pers sebagai pers.

“Jadi hanya kesalahan penulisan saja. Tidak ada unsur kesengajaan. Contohnya ada nama yang di dalam daftar honor tertulis pers, faktanya di SK adalah sebagai humas media sosial,” ujar dia.

ABP menambahkan pihaknya memaklumi dan menilai wajar jika pegiat pers di Bangka Belitung mempermasalahkan hal tersebut. Namun sekali lagi dia menyebutkan bahwa itu bukanlah suatu kesengajaan.

“Sudah kita perbaiki dan nama-nama yang terjadi kesalahan penulisan itu sudah kita perbaiki sesuai SK mereka. Memang wajar kalau kawan-kawan pers mempermasalahkan itu. Sekali lagi itu hanya kesalahan penulisan saja sehingga antara SK dan daftar penerima honor terjadi perbedaan,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button