LENSA POLITIKNEWS

Jangan Black Campaign di Medsos, Ini yang Akan Dilakukan Polisi

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Direktorat Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung meningkatkan intensitas pemantauan di media sosial terhadap pihak-pihak yang dianggap melakukan kampanye hitam atau black campaign.

Direktur Intelkam Polda Bangka Belitung Komisaris Besar Victor Daniel Tobing mengatakan pihaknya akan mengambil langkah-langkah antisipatif terkait adanya black campain di media sosial yang muncul selama pelaksanaan pilkada.

“Untuk antisipasi terjadinya kerawanan, semua sektor akan kita prioritaskan pemantauannya, terutama antisipasi black campaign melalui media sosial,” ujar Daniel kepada Lensabangkabelitung.com, Jumat, 11 September 2020.

Daniel menuturkan hingga saat ini Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terutama 4 kabupaten yang menggelar pilkada belum masuk sebagai daerah yang dikategorikan rawan.

“Dari nilai indeks daerah dan TPS yang rawan saat pilkada, Bangka Belitung masuk kategori tidak rawan,” ujar dia.

Menurut Daniel, kepolisian mempunyai indikator sendiri dalam menentukan suatu daerah dapat dikategorikan memiliki kerawanan atau tidak. Hasil indikator itu, kata dia, akan dikompulir di Mabes Polri.

“Meski begitu semua potensi kerawanan sama-sama prioritas kita antisipasi,” ujar dia.

Sebelumnya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sudah memaparkan sejumlah kerawanan yang bisa terjadi terkait Pilkada 2020 di tengah pandemi Corona. Tito mengungkap sejumlah kerawanan bisa terjadi dari semenjak pendaftaran paslon hingga 71 hari masa kampanye.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button