BANGKA TENGAHLENSA POLITIKNEWS

Di Rapat Koordinasi Tentang Syarat Calon dan Pencalonan, KPU Bateng Tegaskan Persyaratan

Lensabangkabelitung.com,Pangkalanbaru – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Tengah mengadakan rapat koordinasi dan sosialisasi syarat pencalonan dan syarat calon pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah tahun 2020 pada Selasa, 11 Agustus 2020 di hotel Santika Bangka.

Rapat dibuka langsung oleh Ketua KPU Bangka Tengah, Rusdi.

Dalam keterangannya kepada awak media, Rusdi menerangkan masa pendaftaran pasangan calon akan dibuka tanggal 4-6 september 2020 mendatang. Setelah melalui serangkaian proses, baru penetapan pasangan calon pada tanggal 23 september 2020.

“Pendaftaran dilakukan sesuai dengan Protokol Covid-19 di Kantor KPU, paslon diharuskan menghubungi KPU dulu untuk membuat jadwal bertemu, lalu KPU akan mensterilisasikan ruangan dan fasilitas dengan cairan disinfektan. Saat memasuki Kantor nanti, paslon akan dicek suhu tubuh dan wajib menggunakan masker,” tutur dia.

Dikatakannya, jumlah suara sah Bangka Tengah sebanyak 98.486 suara terdiri dari 25 kursi. Paslon yang ingin mendaftar sedikitnya memperoleh 20 persen dari jumlah kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

Parpol hanya dapat mencalonkan satu bakal pasangan calon. Apabila parpol sudah terdaftar di KPU dan di kemudian hari parpol mencabut dukungannya, parpol tersebut tetap terdaftar di KPU.

Komisioner KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pujiarti yang hadir di lokasi acara, mengatakan di masa pandemi ini pasangan calon yang dimajukan ke pilkada, meski harus dinyatakan sehat, namun masih memberi ruang apabila ada pasangan calon yang belakangan ternyata terkonfirmasi positif.

“Untuk paslon yang di kemudian hari dikonfirmasi positif covid-19,itu tidak akan digugurkan. Kecuali meninggal dunia, ujar Pujiarti.

Dia menyebutkan, pergantian calon akan akan dilakukan apabila calon tidak memenuhi syarat kesehatan, meninggal dunia, atau ada keputusan keadilan apabila calon bersalah.

“Saat Paslon datang mendaftar tidak diperbolehkan membawa masa pendukung agar tidak ada keramaian masa, yang diperbolehkan hanya pengurus partai politik,” imbuhnya.

Penulis: Louis Bonifasius | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button