NEWS

Listriki Pulau Tinggi, PLN Babel Berkolaborasi dengan Pemkab Basel Olah Sampah Jadi Listrik

Lensabangkabelitung.com, Toboali – PLN Bangka Belitung akan melakukan kolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam mengolah sampah menjadi sumber energi listrik pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) untuk melistriki Pulau Tinggi yang ada di Kabupaten Bangka Selatan.

Senior Manager KSA PLN Babel, I Gede Adhi Wiratma mengatakan, melalui program waste to energy, PLN Babel siap bersinergi dengan Oemkab Basel dalam mengolah sampah menjadi sumber energi listrik melalui teknologi peyeumisasi.

“Melalui teknologi peyeumisi, sampah anorganik dan organik difermentasi menjadi pelet sampah sebagai sumber energi listrik yang diolah menggunakan teknologi gasifier,” kata I Gede Adhi, Rabu 1 Juli 2020 di Toboali.

Dikatakannya, sampah adalah biomasa dengan siklus produksi tercepat yaitu harian, dibandingkan dengan batubara atau kayu hutan yang butuh waktu bertahun-tahun. 

“Dengan proses peuyeumisasi bahan bakar pelet dari sampah ini bisa dipanen dalam waktu kurang dari 5-7 hari,” ujarnya.

Ia mengatakan, untuk kebutuhan operasi listrik 24 jam di pulau tinggi dibutuhkan 1,2 ton sampah setiap hari. Sementara potensi massa sampah di Basel sebesar 35 ribu ton per tahun.

Sementara itu, Pj Sekda Pemkab Basel, Achmad Ansyori mengatakan, kolaborasi yang terjalin akan memberikan peluang untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Masyarakat kita beri pelatihan untuk mengolah sampah menjadi pelet, hasilnya akan dibeli oleh PLN sebagai sumber energi listrik. Sebuah terobosan model bisnis dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat secara kontinyu,” ujarnya. 

Dalam kesempatan ini PLN melalui program CSR PLN Peduli memberikan bantuan satu set alat pengolah sampah seperti mesin pencacah dan pembuat pelet yang diserahkan oleh Senior Manager KSA PLN Babel kepada KSM Sekar Rukun.

Penulis: Rusdi | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button