LENSA KRIMINALNEWS

Kasus Sabu 200 Kg, Polda Babel Bidik Keterlibatan Perusahaan Jasa Pengiriman

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Pengembangan kasus pengiriman 200 kilogram narkoba jenis sabu dilakukan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Bangka Belitung. Salah satu yang dibidik adalah dugaan keterlibatan perusahaan jasa pengiriman di Kota Pangkalpinang yang jadi ekspedisi pengiriman narkoba tersebut ke Jakarta.

Kapolda Bangka Belitung Inspektur Jenderal Anang Syarif Hidayat mengatakan keterlibatan perusahaan ekspedisi ikut masuk dalam pengembangan mengingat beberapa kali pengungkapan kasus oleh polisi ada di perusahaan ekspedisi tersebut.

“Kita dalami masalah itu karena selama ini hanya melakukan menerima jasa atau titipan dari ekspedisi ini ke ekspedisi ini. Sejauh ini seperti itu. Jadi akan kita dalami apakah ada kesengajaan atau ada lainnya,” ujar Anang kepada wartawan, Kamis, 30 Juli 2020.

Menurut Anang, kasus pengiriman sabu jaringan internasional itu bermula dari informasi adanya benda yang mencurigakan di perusahaan jasa pengiriman barang antar pulau yang beralamat di Jalan Pertamina Kelurahan Lontong Pancur Kecamatan Pangkalbalam Kota Pangkalpinang.

“Di situ anggota Ditresnarkoba berhasil menemukan narkoba jenis sabu dengan berat bruto 9,13 kilogram dalam kemasan karung berisi jagung. Narkoba itu dari pendalaman informasi diimpor dari Myanmar melalui Malaysia lalu ke Indonesia melalui Riau. Sebelum ke Jakarta, barang tersebut sempat transit di Bangka Belitung,” ujar dia.

Berdasarkan hasil pengungkapan di perusahaan jasa pengiriman itu, kata Anang, ada ratusan karung berisi jagung lainnya yang telah tiba di Jakarta dan berada di salah satu gudang di Taman Mini.

“Dengan dibantu oleh Dirtipid Narkoba Bareskrim, berhasil diamankan 423 karung berisi jagung yang 196 karung berisi narkoba dengan total berat 200 kilogram. Dalam kasus itu diamankan satu orang tersangka, yakni SCR yang tertangkap di Jakarta. Sedangkan tiga orang lain, yakni RN, A dan YD ditangkap di Batam,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button