NEWS

Hari Adhyaksa, Ini Capaian Kinerja Kejari Basel Periode Januari – Juli

Lensabangkabelitung.com, Toboali – Bertepatan dengan momentum Hari Bakti Adhyaksa ke-60, Kejaksaan Negeri Bangka Selatan menggelar konferensi pers terkait dengan capaian kinerja Kejari Basel dari berbagai seksi pada periode Januari-Juli 2020

Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Selatan, Mayasari mengatakan, rekapitulasi capaian kinerja Datun yang sudah berjalan, yaitu penegakan dan tindakan hukum lainnya masih nihil. Bantuan hukum ada 2 di bulan Februari dan Maret. Pertimbangan hukum ada di bulan April dan Juli.

Sementara pada pelayanan hukum dari Januari-Juli ada 2 kegiatan. MoU di bulan Februari 2 kegiatan dan PKS hanya di bulan Februari, dan sejumlah kegiatan lainnya. Untuk kegiatan Gakkum lebih banyak pada pelayanan hukum saja.

“Untuk kinerja bidang barang bukti dan barang rampasan periode Januari sampai Juli 2020. Pemusnahan barang bukti narkotika dan obat-obatan terlarang ada 24 perkara, 27,2326 gram sabu dan 384 butir tramadol, pemusnahan barang bukti senjata api dan senjata tajam ada 16 perkara yang terdiri dari 1 buah senjata api dan 15 buah senjata tajam. Untuk pengembalian barang bukti di rumah sendiri (Lasehati) ada 14 dan 38 di kantor kejari,” katanya.

Untuk bidang pembinaan realisasi PNBP per 30 Juni 2020, kata Kajari Basel, terealisasi Rp 71.525.332. Kemudian bidang intelijen Januari sampai Juli 2020 diawali dengan program jaksa masuk sekolah sudah melakukan kegiatan di 5 sekolah, selanjutnya 4 pengamanan pembangunan strategis (PPS), Pengawasan aliran kepercayaan masyarakat (pakem) berupa rapat koordinasi di kejari terkait dengan adanya ajaran menyimpang di Desa Nyelanding.

“Lalu tiga orang pada kegiatan pos PPH dan PPM dan penerangan hukum, rencana akan dilaksanakan di Agustus 2020 karena terkendala pandemi Covid-19,” ujarnya.

Ia mengatakan, untuk capaian kinerja dari pidum, Januari sampai Juli jumlah SPDP masuk 93 perkara. Sedangkan untuk jumlah perkara tahap II sebanyak 79 perkara dan jumlah putus 77 perkara. Sementara untuk perkara yang menonjol narkotika dengan jumlah 26 perkara. Untuk sidang online sudah dilakulan 155 kali persidangan hingga 20 Juli 2020.

“Selama masa pandemi Covid-19 ini kita sudah 155 kali sidang online yang terdiri dari 67 perkara dengan 57 perkara yang sudah inkrah. Kalau untuk PNBP tilang jumlahnya mencapai Rp 40.882.000,” katanya.

Sementara untuk capaian kinerja seksi tindak pidana khusus atau pidsus yaitu penyelidikan dugaan penyalahgunaan anggaran belanja langsung pada dinas komunikasi dan informatika Bangka Selatan tahun 2018 yang sudah selesai. Dan, dugaan penyalahgunaan fisik bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Untuk dinasnya tidak bisa kami sebutkan karena sedang dalam proses penyelidikan. Eksekusi ada pengembalian kerugian negara sebesar Rp160.131.729. Demikian capaian kinerja kami pada peringatan HBA hari ini. Semoga apa yang kami sampaikan jnj dapat menjadi penilaian bagi masyarakat terkait kinerja kami sebagai penegak hukum,” ujarnya.

Penulis: Rusdi | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button