NEWS

40 TI Apung Ilegal Datang Lagi ke Selindung, Diduga Hajar IUP Milik PT Timah

Lensabangkabelitung.com, Muntok– Sekitar 40 TI Apung ilegal yang dulu sempat dibubarkan pada masa kepemimpinan Kapolres Bangka Barat AKBP Adenan, kini ponton-ponton itu kembali datang ke pantai selindung Desa Air Putih Kecamatan Muntok dan diketahui sudah beroperasi.

Mengetahui kabar tersebut, Forkopimcam Muntok yakni Camat Sukandi, Komandan Pos AL Kapten Laut Y Prabowo, Kapolsek AKP Taufik, beserta Kepala KPHP Rambat Menduyung, Kepala Desa Air Putih, Sat Pol Air dan Sat Pol PP Bangka Barat melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan hal tersebut.

“Dari masyarakat, termasuk juga dari pimpinan kami menyatakan bahwa ada yang menyampaikan bahwa ponton ini telah melakukan operasi, memang setelah kami turun ke lapangan hari ini melakukan sebagai pengecekan dan peninjauan, ternyata memang sudah melakukan aktivitas penambangan” kata Camat Muntok, Sukandi saat melakukan peninjauan aktivitas ponton di laut Pantai Selindung Desa Air Putih, Rabu, 1 Juli 2020.

Terkait langkah apa yang akan ditindaklanjuti terkait aktivitas TI apung ilegal ini setelah pengecekan, Sukandi menyebutkan akan menunggu arahan dari pimpinan yakni Forkopimda terkhusus Bupati dan Polres Kabupaten Bangka Barat.

“Jadi kami akan berkoordinasi tentang langkah-langkah apa berikutnya, mungkin untuk yang perizinan kita akan mengundang yang mengurus izin, seperti satu pintu, ESDM (Provinsi), jadi kita akan berembuk dan tindak seperti apa (hasil rembuk,-red) nantinya,” jelas Sukandi.

“Kalau ini jelas ilegal, tidak ada perizinannya, dak ada, tambang liar,” tambahnya.

Sukandi juga mengungkapkan, bahwa wilayah yang ditambang oleh ponton-ponton ilegal tersebut merupakan IUP milik PT Timah.

“IUP Timah, tapi sebatas mana mereka kerjasama dengan Timah kita dak tahu, apa mitra timah atau bagaimana, ya tidak jelas lah (ponton-ponton itu,-red), karena soal perizinan pun sampai ke kita (pemerintah) belum ada masuk (saat) kita cek,” ungkap Sukandi.

Penulis: Sepri | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button