NEWS

Janda Muda Asal Pangkalpinang Ini Jadi Otak Penggelapan 45 Unit Mobil

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bangka Belitung berhasil membongkar kejahatan penggelapan puluhan unit mobil rental. Namun siapa sangka, otak kejahatan penggelapan mobil tersebut adalah Elisabeth alias Lisa seorang perempuan muda cantik berstatus janda asal Pangkalpinang.

Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan enam orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Elisabeth alias Lisa warga Jalan Sungai Selan Pangkalpinang, Robby Suprayogi alias Yogi (PNS) warga Komplek Gerasi Baru Sungailiat, Robert Frankie warga Gandaria I Pangkalpinang, Julian alias Ayong warga Desa Pasir Garam Bangka Tengah, Heri warga Tua Tunu, dan Ayu Lestari warga Jalan Mentangor Dalam Tua Tunu Pangkalpinang.

Kapolda Bangka Belitung Inspektur Jenderal Anang Syarif Hidayat mengatakan Lisa merupakan pelaku utama atas kejahatan tersebut. Sedangkan lima tersangka lain merupakan pelaku pembantu.

“Pelaku utama adalah tersangka Lisa dibantu oleh Julian alias Ayong yang berperan sebagai sopir. Sedangkan yang berperan pencari gadai adalah tersangka Ayu Lestari, Heri dan Robby Suprayogi alias Yogi,” ujar Anang kepada wartawan, Jumat, 12 Juni 2020.

Anang menuturkan sindikat penggelapan mobil tersebut beraksi di 17 TKP di Kota Pangkalpinang dan 1 TKP di Kabupaten Bangka dengan korban 18 orang pemilik rental mobil.

“Modus para tersangka adalah dengan cara menggadaikan mobil rental kepada orang lain yang dilakukan dari Bulan April sampai dengan Bulan Mei 2020,” ujar dia.

Terkait kejahatan itu, kata Anang, polisi berhasil mengamankan barang bukti 45 unit mobil rental berbagai merek, dimana 34 mobil diamankan di Mapolda Bangka Belitung dan 11 mobil sudah berada di tangan pemilik.

Anang menambahkan para tersangka dijerat pidana Pasal 372 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun.

“Nama-nama pelaku ini ditulis saja tidak usah inisial. Biar masyarakat tahu bagaimana perilaku orang yang tidak bisa dipercaya. Yang jelas masyarakat hati-hati terhadap modus, tata cara orang menipu dan orang yang mencari keuntungan secara ilegal itu banyak sekali. Ini termasuk cukup besar karena 45 kendaraan yang berhasil diungkap,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button