NEWS

Dahsyat! 45 Ponton Tambang Ilegal Menghajar Alur Sungai Manggar Beltim

Lensabangkabelitung.com, Belitung Timur – Raungan bunyi mesin diesel dari ponton-ponton penambang timah terdengar berisik, memekakkan telinga. Asap hitam mengepul ke udara. Di bulan puasa, puluhan pekerja berpeluh, berharap bijih-bijih timah yang diperoleh secara ilegal, dari dasar sungai yang airnya berubah pekat kecoklatan.

Pemandangan ini, terjadi di beberapa titik sepanjang alur Sungai Manggar, Belitung Timur. Ini adalah kawasan hutan mangrove.

Kamis, 7 Mei 2020, saat aktivis lingkungan dari Komunitas Akar Bakau Belitung Timur Yudi Senga melongok aktivitas penambangan ilegal itu, paling tidak ada 45 ponton yang sedang bekerja.

“Tersebar di 4 titik. Ada satu titik 8 ponton, ada yang 13 ponton. Total saya hitung 45 ponton,” kata Yudi, ketika dihubungi Lensabangkabelitung.com, Kamis sore, 7 Mei 2020.

Sebelumnya, Yudi berkirim video yang dia rekam saat berada di lokasi tambang ilegal tersebut.

Dari video itu, terdapat plang peringatan yang sekaligus menerangkan kalau lokasi tersebut milik PT Timah Tbk. Isinya, berupa larangan untuk melakukan kegiatan penambangan, perkebunan, atau kegiatan lain tanpa izin. Lengkap dengan aturannya, yakni Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009, Pasal 151, 161, dan 162.

Yudi yang juga adalah Ketua Relawan Forum Daerah Aliran Sungai (Fordas) Belitung Timur, berharap aktivitas penambangan ilegal di alur Sungai Manggar dapat dihentikan.

“Apalagi di situ kawasan mangrove,” ujarnya.

Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button