NEWS

Temuan Kerangka Manusia di Pantai Desa Kulur Ilir, Belum Ada Keluarga yang Melapor

Lensabangkabelitung.com, Lubuk Besar – Warga Desa Kulur Ilir, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), mendadak heboh lantaran ditemukannya kerangka manusia di Pantai Desa Kulur Ilir oleh warga yang hendak memasang pancing rawai, pada Senin, 27 April 2020 sekitar pukul 17.00 WIB.

Kepala Desa Kulur Ilir Abdurrahman saat dihubungi Lensabangkabelitung.com, mengatakan memang benar ada warga kita yang menemukan tengkorak manusia.

Ia menambahkan, belum mendapat informasi lanjut terkait tengkorak tersebut. “Karena sebelumnya kita belum mendapat informasi, bahwa ada nelayan yang hilang,” ujarnya, Selasa, 28 April 2020.

Terkait penemuan mayat itu, sebagai Kepala Desa Kulur Ilir dia berharap, kepada masyarakat Bangka Belitung khususnya Bangka Tengah, kalau ada sanak keluarga yang hilang, silakan langsung ke RSUD Bateng. “Karena jenazah sudah di RSUD Bateng,” ujarnya.

Kepala Dusun dua kulur Ilir Ramdan, saat dihubungi Lensabangkabelitung.com, mengatakan bahwa awalnya sebanyak tiga orang warga setempat hendak memancing rawai, namun melihat tulang belulang yang merupakan kerangka manusia, merekapun mengurungkan niatnya memancing dan langsung melaporkan peristiwa tersebut ke warga lainnya.

“Kerangka itu tertutupi pasir pantai, karena posisi ditemukannya di pinggir pantai dan saat ditemukan itu hanya ada tulang pinggul, rusuk, dan kepala, hanya itu saja dan tidak ditemukan pakaiannya,” ungkapnya.

Hamdan mengatakan bahwa pihaknya langsung melaporkan peristiwa penemuan kerangka manusia tersebut ke Polsek Lubuk Besar, dan pihak Polsek Lubuk Besar langsung melakukan olah TKP.

Kapolsek Lubuk Ipda Muhammad Boy Akbar, mengatakan bahwa mendapat laporan tersebut, ia bersama anggota tiba di TKP disusul dengan TIM Identifikasi Polres Bateng dan Anggota Sat Polair Polres Bateng.

“Di TKP ditemukan tulang diduga bagian tengkorak dan beberapa serpihan daging berwarna merah, sebagian tulang dan daging tersebut pada saat ditemukan tertimbun pasir pantai,” kata Ipda Boy.

Menurut Boy, pihaknya kemudian memasang police line di sekitar TKP, dan tim Identifikasi Polres Bateng langsung melakukan olah TKP dan pengumpulan tulang belulang serta sisa daging ke kantong mayat, yang kemudian langsung dibawa ke RSUD Bateng untuk dilakukan visum et repertum.

“Untuk Kecamatan Lubuk Besar sampai dengan saat ini, belum ada laporan warga ataupun nelayan yang hilang,” pungkasnya.

Penulis: Hendri Ahen | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button