NEWS

Proyek Tak Bisa Dibatalkan, Selama di Muntok Para Pekerja dari Zona Merah Akan Dipantau Serius

Lensabangkabelitung.com, Muntok– Para pekerja dari zona merah yang akan mengerjakan proyek di Kecamatan Muntok dipastikan oleh Sidarta Gautama akan terus dipantau secara serius oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat. Hal ini untuk memastikan dan mengimbau supaya masyarakat sekitar tidak panik akan hal itu.

“Masyarakat kami minta jangan panik juga, karena tidak mungkin ini tidak menjadi perhatian serius kami, artinya kami akan memantau terus perkembangan ini, kemarin juga kepala Puskesmas sudah mendatangi PT Wika, Pak lurah dan Pak Camat juga sudah, artinya ini akan tetap menjadi perhatian kita semua,” jelas Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Sidarta Gautama, Sabtu 11 April 2020.

Bahkan kata Sidarta Gautama, nantinya bisa dipastikan para pekerja proyek ini tidak diperkenankan untuk bermobilitas tinggi seperti nongkrong-nongkrong di warung makan, berkumpul ramai-ramai, dan ke sana-sini tanpa kejelasan.

“Dan mereka juga nanti tidak diperkenankan untuk terlalu banyak mobilitas, nanti kita pantau, misalnya nongkrong di warung makan segala macem rame-rame, nah tidak, itu tidak akan terjadi, kita pantau, kita pastikan, nanti makanannya mereka pun main suplai main anter ke asrama mereka, tidak perlu ke sana-sini,” ungkapnya.

“Sama dengan yang lain, kita terapkan sama, artinya ketika bekerja mereka akan tetap menggunakan masker, mereka juga harus menggunakan sarung tangan, jadi protokol kesehatan yang Kita terapkan di sini ketika mereka sudah benar-benar melewati masa karantina itu, dan dinyatakan kesehatannya tidak ada gangguan, maka kembali lagi kepada protokol pribadi, artinya mereka harus pakai masker dan lain-lain, itu untuk mencegah jangan juga mereka nanti terjangkit dari yang lain, lalu mereka menjangkitkan ke yang lain” tambahnya.

Lalu, Sidarta juga menjelaskan mengapa para pekerja itu tetap datang di tengah-tengah situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Memang ada beberapa proyek yang perjanjian pelaksanaan atau pembangunannya sudah clear atau disepakati sebelum masalah penyebaran Covid-19 ini membludak, dalam artian proyek-proyek itu tidak bisa ditunda atau dibatalkan lagi termasuk proyek dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Bangka Barat.

“Artinya begini, ini ada beberapa proyek yang sudah clear, untuk pelaksanaan sudah clear sebelum Covid-19 ini membeludak, jadi mereka ini yang tidak bisa kita batalkan lagi, termasuk yang perpustakaan kita itu yang di depan menkiong itu, nanti untuk yang lain memang bisa kita tunda karena memang belum ada kontrak segala macam, artinya ini memang sudah betul-betul tidak bisa kita undurkan lagi pelaksanaannya,” demikian Sidarta Gautama.

Penulis: Sepri | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button