NEWS

Lewat Secangkir Kopi, Ayo Berdonasi

Lensabangkabelitung.com, Belinyu – Secangkir kopi susu dipesan oleh seorang gadis di Warung Kopi Duo Beranak, Belinyu, pada Kamis malam, pekan lalu. Meski mengaku enggak terlalu suka kopi, namun dia ikut memesan. Tak lama pesanan pun tiba. Minuman berkafein itu pun diminumnya, walau cuma sedikit.

“Aku sebenarnya ga doyan kopi. Tapi, sesekali bolehlah. Ngopinya sedikit, foto-fotonya yang banyak,” ujarnya sambil terbahak, kepada Lensabangkabelitung.com, Kamis malam, 24 April 2020, via seluler.

Christine mengatakan, kehadirannya ngopi di malam itu, untuk memenuh janji bersama teman-temannya di Tim Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Belinyu.

“Kami bikin Donasi Kopi. Maksudnya, tiap kopi yang dipesan akan dijadikan sumbangan ke posko gugus tugas,” ujarnya menjelaskan.

Pengelola Warkop Duo Beranak, Aan mengatakan Donasi Kopi sudah dimulai sejak beberapa waktu lalu. Semua hasil penjualan, utuh disumbangkan untuk posko gugus tugas.

Secangkir kopi hitam dijual seharga Rp 4 ribu dan secangkir kopi susu seharga Rp 6 ribu.

“Karena tahu untuk donasi, kawan-kawan yang beli biasanya justru tak mau ambil kembalian. Mereka menyumbang,” tuturnya.

Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan untuk physical distancing alias menjaga jarak, keberadaan meja dan kursi diatur sedemikian rupa, agar pengunjung masih bisa menikmati kopi yang dipesan di warung kopi yang berada tepat di samping Klinik Medika Pratama, Belinyu itu.

“Kalau bulan puasa, kita bukanya malam, selepas Isya. Orang masih bisa duduk ngopi di sini. Untuk yang order pesanan, juga masih bisa kita antarkan,” kata Aan.

Bahan baku keperluan Donasi Kopi itu, mereka mendapatkan dari kopi sumbangan Apin. Seorang pengusaha kopi lokal nomor satu di utara pulau Bangka ini, dengan kopinya bermerek Mobil Sedan.

Hasil dari kegiatan Donasi Kopi, malam itu terkumpul Rp 705 ribu. Jumlah yang lumayan untuk sebuah aksi solidaritas di waktu yang singkat.

“Kalau malam-malam lainnya kita terus berdonasi juga,” ujar Aan.

Kendala jarak yang cukup jauh dari pusat pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi, membuat Belinyu tak mau hanya menggantungkan harapan dari perhatian orang-orang di pusat.

Secara mandiri, mereka bahu-membahu, para relawan juga menghimpun alat pelindung diri, masker, maupun penyemprotan disinfektan.

Semua terlaksana berkat kerjasama yang solid dari tim relawan yang dibina oleh Camat muda enerjik, Syarli Nopriansyah.

“Kami atas nama Ketua Gugus Tugas Kecamatan Belinyu sangat mengapresiasi kegiatan yang diiniasi oleh para relawan resmi kita ini. Kawan-kawan ini sudah sangat membantu dengan kemarin menyumbangkan APD, masker, dan kemudian berlanjut dengan penggalangan melalui donasi menggunakan kopi. Sekali lagi, luar biasa. Terima kasih,” kata Syarli, ketika dihubungi Minggu malam, 26 April 2020.

Mau tahu, susunan lengkap Kepengurusan Relawan Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Belinyu? Berikut ini Lensabangkabelitung.com tuliskan:
Koordinator : Vera Asura
Wakil koordinator : Andrea
Bendahara : Christine
Anggota : Agus Kencana Yadi jaya, Asa Nusaerik, Yudhi Septiandhi.

Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button