NEWS

Lapor! Gelang Hijau Isolasi Mandiri Gampang Dilepas Lho..

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Gelang hijau isolasi mandiri yang khusus dikenakan pada penumpang yang baru turun dari Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, keefektifan penggunaannya benar-benar hanya bergantung dari kejujuran si pengguna. Sebab, gelang berwarna hijau tersebut terbilang sangat mudah dilepas dan kemudian dipasang kembali. Nyaris tiada bekas.

Hal ini diketahui, setelah Lensabangkabelitung.com, Kamis, 9 April 2020 siang, menelusuri siapa saja pengguna gelang isolasi mandiri tersebut. Akhirnya bertemulah dengan –sebut saja Mr X, salah seorang warga Pangkalpinang yang mengenakan yang sedang menjalani masa isolasi mandiri selama 14 hari. Dia mengatakan baru satu hari pulang dari Jakarta, dan diminta untuk mengenakan gelang kertas berwarna hijau yang dipasangkan petugas setibanya di Bandara Depati Amir.

Tak diduga, di kediamannya, Mr X memperlihatkan kepada Lensabangkabelitung.com tentang kualitas bahan yang disebutkannya patut diduga tak sesuai standar dan spesifikasi. “Ini lihat saja, masa bisa gampang dilepas. Lalu, coba lihat ini saya pasang kembali. Anda bisa lihat sendiri kalau ini tiada guna sebagai standar sebuah pengamanan,” ujarnya, yang kembali mewanti agar namanya dirahasiakan.

Dijelaskannya, gelang isolasi mandiri hendaknya terbuat dari bahan kertas yang kuat, dengan dilengkapi segel yang mudah robek ketika ada upaya si pengguna untuk melepaskannya. “Ini sama sekali bukan gelang yang bisa kita pakai kalau nonton bola, atau nonton konser. Kalau nonton bola atau nonton konser, itu gelangnya kalau mau kita coba-coba lepas, itu langsung tak bisa digunakan lagi. Garis-garis segelnya langsung ikut terobek,” tuturnya.

Garis-garis segel yang Mr X sampaikan adalah semacam garis tanda pengaman, yang biasa juga terdapat di segel amplop-amplop surat. “Kalau Anda buka amplop, sama saja kan, kalau sudah direkat, itu kalau dibuka amplopnya segelnya langsung robek, terlepas. Mestinya pengaman seperti itu,” ujarnya.

Pada gelang berwarna hijau ini, bahkan sama sekali tanpa segel. Di bagian gelangnya tertera tulisan TETAP DI RUMAH di bagian atasnya, dan tulisan PEMPROP BABEL (pakai p).

Di bagian tengahnya, tepat di samping logo Pemprov Babel ada barcode yang disebutkan untuk memudahkan pengguna terhubung. Lensabangkabelitung.com kemudian mencoba memindai barcode tersebut, dan mudah sekali masuk me website. Sayangnya, bukan website milik Pemprov Babel, tapi terhubung ke website covid19.belitungkab.go.id milik Kabupaten Belitung.

Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button