NEWS

Tim Penjaringan Bakal Calon Ketum KONI Bateng Bantah Tak Netral

Lensabangkabelitung.com, Koba – Kaimudin merasa jengah. Memegang tugas sebagai Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Bakal Calon Ketua Umum KONI Bangka Tengah, tak ayal membuat dirinya terkena tudingan tak netral.

Ditemui Lensabangkabelitung Senin, 2 Maret 2020, di Sekretariat KONI Bangka Tengah, Kaimudin membantah semua tuduhan yang sempat dialamatkan salah satu bakal calon kepadanya.

Kursi Ketua Umum KONI Bangka Tengah, memang sedang lowong pasca ditinggalkan ketua sebelumnya yang memilih tak menyelesaikan masa jabatan. Maka, dalam waktu dekat, akan digelar Musorkab Luar Biasa untuk memilih ketua umum baru, periode 2020-2024.

Persyaratan dukungan cabang olahraga yang mutlak harus disertakan, menjadi pangkal persoalan. Salah seorang bakal calon mengembalikan formulir kosong dan menghibahkan enam buah materai kepada tim penjaringan.

Si bakal calon tersebut, bersuudzon, kalau semua cabor telah diborong oleh bakal calon lainnya. Nama Yasir disebut-sebut oleh penuduh sebagai si pemborong rekomendasi cabor.

“Di sini kami sampaikan dengan rekomendasi saudara Yasir yang hanya memperoleh sebanyak 9 rekomendasi cabor, artinya masih ada 12 cabor lain yang masih belum memberi rekomendasi, dengan begini di mana letak kami mengarahkan ke salah satu bakal calon,” beber Kaimudin.

Dengan fakta demikian, lanjut Kaimudin tudingan termentahkan.

Melalui kesempatan ini, Kaimudin mengatakan sebagai Ketua TPP dirinya mengajak kepada putera-puteri terbaik Bangka Tengah, silahkan mencalonkan diri dengan mengambil formulir pendaftaran di Sekretariat KONI Bangka Tengah.

“Termasuk kepada saudara Hamdan, silahkan mengambil formulir kembali apabila berkeinginan untuk mencalonkan diri menjadi ketua KONI Bangka Tengah hingga batas terakhir pengambilan formulir pendaftaran hingga 3 Maret 2020 dan terakhir pengembalian 4 Maret 2020, jadi disini jelas kami bekerja sesuai prosedur yang telah diamanatkan oleh rapat anggota,” terangnya.

Dia pun siap menjelaskan kepada pihak-pihak yang mempertanyakan kinerja mereka mengenai penjaringan dan penyaringan ini. Terkait harus mendapatkan 6 rekomendasi pengurus cabor itu sudah menjadi keputusan bersama.

“Jika ada pelaku olahraga yang merasa mampu melaksanakan ketentuan, kami persilakan daftar. Jikapun tidak mampu, jangan memaksakan diri,” ungkapnya.

Kaimudin mengaku pihaknya telah profesional dan transparan, dari awal pendaftaran sudah di buka dengan cara mempublis iklan syarat pendaftaran melalui media masa.

“Kami kepinginnya pemilihan Ketum KONI Bateng dilakukan secara demokratis, transparan dan profesional, dengan harapan lahir Ketum KONI Bateng berkualitas di periode 2020-2024,” pungkasnya.

Penulis: Hendri

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button