NEWS

Soal Satpol PP Tersangka Sijuk, Biro Hukum Pemprov Dipanggil Menghadap Kemendagri

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Kementerian Dalam Negeri rupanya menaruh perhatian atas perkara yang membelit Sandi Aji, anggota Satpol PP Pemprov Babel yang ditetapkan tersangka dalam penertiban tambang ilegal di geosite, Sijuk Belitung.

Kepala Biro Hukum Pemprov Bangka Belitung Maskupal Bahri mengakui pihaknya telah mendapat undangan dari Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Satpol PP, untuk menyampaikan berbagai persoalan terkait kasus yang menimpa ASN tersebut, di Jakarta.

“Senin ini kita diundang. Kalau diundang kita akan hadir. Mungkin yang akan dibicarakan adalah soal kasus itu,” kata Maskupal, kepada Lensabangkabelitung.com, Sabtu, 14 Maret 2020.

Adapun terkait kepentingan pembelaan, terhadap Sandi Aji yang telah menjadi tersangka, Maskupal menuturkan Biro Hukum cuma memberi bantuan pendampingan saja terhadap Kasi Ops Satpol PP Sandi Aji yang menjadi tersangka kasus pembakaran alat tambang.

“Arahan pimpinan untuk dibuat surat tugas pendampingan ASN terkait kasus itu. Kita sudah siapkan pendampingan dari Biro Hukum. Nanti kita lihat perkembangan bagaimana tindak lanjut arahan pimpinan,” ujar dia.

Belakangan, Maskupal menambahkan, Gubernur Erzaldi telah memerintahkan untuk mengadvokasi terhadap anggota Satpol PP sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Sudah mendapat perintah dari Pak Gubernur untuk melaksanakan advokasi pendampingan hukum sampai dengan selesai perkara itu. Sesuai dengan prosedur yang berlaku, sampai selesai,” ujarnya.

Sebelumnya pada 2 Maret 2020 lalu penyidik Polres Belitung resmi menetapkan Kasi Ops Satpol PP Sandi Aji sebagai tersangka pembakaran peralatan tambang yang dilaporkan para penambang timah ilegal. Selain itu, penyidik juga menetapkan 8 orang penambang sebagai tersangka kasus pengrusakan kendaraan operasional dan satu orang sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap Satpol PP.

Donny | Vio

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button