NEWS

IKT Sayangkan Sikap Tak Elok Markus Menolak Bantuan CSR untuk Pendidikan

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Sikap tak elok dari Bupati Bangka Barat Markus yang menolak mentah-mentah bantuan dana Corporate Social Responsibility yang dikucurkan PT Timah Tbk, mendapat reaksi. Apalagi dana bantuan yang ditolak itu berdasarkan usulan untuk ditujukan kepada kepentingan mahasiswa yang saat ini sedang menempuh pendidikan.

“IKT menyayangkan penolakan bantuan CSR, yang menurut informasi akan dimaksimalkan untuk pendidikan tersebut,” kata Sekretaris Jenderal Ikatan Karyawan Timah (IKT), Anggi Budiman Siahaan, Jumat, 20 Maret 2020 kepada Lensabangkabelitung.com.

Ditegaskannya, IKT adalah bagian dari masyarakat Bangka Belitung, termasuk juga adalah bagian dari masyarakat Bangka Barat. “Untuk itu (perusahaan) kami mendukung langkah-langkah yang dilakukan untuk kemajuan daerah,” ujarnya.

Sebelumnya, Selasa, 17 Maret 2020 lalu, Bupati Bangka Barat Markus menolak bantuan dana Corporate Social Responsibility dari PT Timah Tbk sejumlah Rp 200 juta yang ditujukan perseroan untuk bantuan pendidikan bagi mahasiswa/mahasiswi asal Bangka Barat yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Akademi Komunitas Presiden (AKP).

Dengan alasan bantuan untuk para mahasiswa di AKP tersebut, Markus maunya diberi lebih. Dia menilai jumlah Rp 200 juta itu terlalu kecil.

“Nominal CSR yang diberikan perusahaan BUMN tersebut dinilai terlalu kecil, dan tidak sebanding dengan keuntungan miliaran rupiah yang diraup PT Timah selama bertahun-tahun beroperasi di Kabupaten Bangka Barat,” kata Markus dalam rilis yang disampaikan kepada Lensabangkabelitung.com.

Kecewa karena keinginannya tak dikabulkan, Markus menebar gertakan. Dia meminta pihak PT Timah buka-bukaan soal nominal dana CSR yang telah disalurkan untuk masyarakat Bangka Barat selama ini.

“Kita akan surati PT Timah agar terbuka soal data CSR kepada masyarakat Bangka Barat selama tiga tahun terakhir, biar semua masyarakat tahu,” kata Bupati yang ketiban naik jabatan, karena menggantikan bupati sebelumnya, Parhan Ali yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Red | Sepri

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button