NEWS

Akses ke Babel Masih Terbuka Meski Protokol Pencegahan Corona Dijalankan

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung KA Tajuddin memastikan tidak ada pembatasan hingga penutupan akses masuk ke wilayah Babel, menyusul langkah pemerintah mengantisipasi penyebaran Corona Virus Diseases 2019 atau Covid-19.

“Tidak ada pembatasan apalagi sampai penutupan untuk ke Bangka Belitung, semua pintu masuk ke Bangka Belitung tetap terbuka seperti biasa baik melalui bandara maupun pelabuhan tetap berjalan normal seperti biasa,” ujar Tajuddin dalam rilisnya yang diterima wartawan, Selasa, 17 Maret 2020.

Untuk mencegah penyebaran virus Corona, kata dia, memang dilakukan pengukuran suhu badan kepada penumpang di Bandara Depati Amir Pangkalpinang dan Bandara HAS Hanandjoeddin Belitung.

“Hal serupa juga dilakukan di pelabuhan-pelabuhan seperti Pelabuhan Pangkalbalam (Pangkalpinang), Pelabuhan Tanjung Kalian (Bangka Barat), Pelabuhan Tanjung Ru (Belitung), dan Pelabuhan Tanjung Gudang (Bangka) yang membawa penumpang dari luar Babel,” ujar dia.

Tajuddin mengatakan jika pengukuran suhu badan menggunakan Thermo Scanner atau Thermo gun menemukan ada penumpang yang suhu badannya melebihi batas normal, maka penunmpang tersebut akan ditangani secara khusus dan diperiksa oleh tim kesehatan.

“Perlu pula dipahami bahwa suhu badan yang melebihi batas normal belum tentu juga terindikasi virus Corona, bisa jadi hanya demam biasa, maka itu akan diobservasi lebih lanjut oleh tim kesehatan yang memang sdh disiapkan yang tergabung dalam gugus tugas pencegahan virus Corona Bangka Belitung,” jelas Tajuddin.

Menurutnya, satuan gugus tugas yang dibentuk oleh Pemprov Babel itu sebagai upaya pencegahan penyebaran dan penularan Covid-19. Dengan demikian pemerintah memastikan selalu hadir untuk melakukan langkah-langkah antisipatif, termasuk agar tidak menimbulkan keresahan dan kepanikan di tengah masyarakat.

“Dalam proses tersebut, pemerintah memandang belum perlu dilakukannya penutupan akses keluar-masuk, karena situasi Babel masih sangat kondusif. Jadi tidak benar jika ada informasi yang menyatakan akses ke Bangka Belitung tertutup. Kami pastikan info seperti itu adalah hoaks,” ujar dia.

Tajuddin menambahkan pelayanan transportasi penumpang, barang dan kendaraan ke Bangka Belitung tetap berlangsung normal seperti biasa, baik melalui bandara maupun pelabuhan yang ada.

“Kita juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarluaskan dan mudah termakan informasi yang belum diketahui kebenarannya (hoaks). Karena hanya akan menyebabkan dampak negatif yang bersifat sosial ekonomi,” ujar dia.

Penulis : Vio

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button