NEWS

ULP dan Pokja Bateng di laporkan ke Polisi

Lensabangkabelitung.com, Koba – Direktur PT Rahes Dhimas Bersaudara Eros Alpiandi mendatangi Mapolres Bangka Tengah divisi Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) guna melaporkan dugaan kecurangan yang dilakukan oleh Pokja Pemilihan III UKPBJ Bangka Tengah.Senin (20/1).

Sebelum ditayangkan oleh ULP biasanya ada verifikasi terlebih dulu antara PPK dan ULP kalau tidak ada kesalahan lagi baru ditayangkan lelang.ungkapnya.

Pada tanggal 13 januari 2020 pukul 16:00, dikabarkan pembatalan peserta lelang terhadap PT Rahes Dhimas Bersaudara pada tender kegiatan belanja pemeliharaan kebersihan kegiatan penyediaan jasa kebersihan kantor RSUD Bangka Tengah.

Alasan pembatalan lelang tersebut disebabkan kualifikasi usaha, sedangkan dokumen pelelangan sudah dibuka dari (9) sembilan perusahaan yang ikut mendaftar dan hanya dua perusahaaan yang melakukan penawaran yaitu PT Rahes Dhimas Bersaudara dan PT Tri Power Protec Kontruksi.

Sedangkan PT Rahes Dhimas Bersaudara melayangkan penawaran paling rendah. Tetapi penawaran terendah tidak mendapat perhatian dari ULP, malahan mendapat hasil pembatalan lelang.

Prores lelang sudah dipublikasikan melalui sistem online LPSE Bangka Tengah pada tanggal 20 Januari 2020 dan sudah memasuki tahap pembuktian, pada saat pembukaan dokumen penawaran ada 2 (dua) perusahaan yang mengikuti penawaran, yakni:
1. PT.Rahes Dhimas Bersaudara.
2. PT. Tri PowerProtec Kontruksi.

Dari penawaran tersebut PT. Rahes Dimas Bersaudara melakukan penawaran senilai 817.443.601 rupiah Sedangkan PT. Tri PowerProtec Kontruksi melakukan penawaran senilai 884.525.653 rupiah.

Karena merasa dirugikan dalam keputusan hasil lelang tersebut,
pada hari senin tanggal 30 Januari 2020, Perusahaan PT Rahes Dhimas Bersaudara menempuh jalur hukum untuk meminta keadilan tentang pembatalan lelang terhadap perusahaan miliknya.

Karena Direktur PT Rahes Dhimas Bersaudara merasa pembatalan tersebut tidak masuk akal, berkas-berkas milik perusahaannya sudah lengkap dan tidak memiliki kesalahan. Sedangkan penawarannya JUGA jauh lebih rendah dari perusahaan yang dimenangkan oleh pihak ULP.pungkasnya.

Kuasa hukum Syahrial Rosidi SH membenarkan bahwa kliennya yakni PT Rahes Dhimas Bersaudara sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib.

Ia menjelaskan pihak dari PT Rahes Dhimas Bersaudara menempuh jalur hukum karena pihak ULP sudah melakukan pembatalan lelang secara sepihak.pungkasnya.

Kepala ULP Bangka Tengah Radi saat dikonfirmasi melalui via whatsapp mengatakan, terkait hal tersebut teman-teman di ULP sudah sesuai mekanisme dan prosedur yang dilaksankan, sesuai dengan perpres no.16 tahun 2018 dan perlem LKPP no.9 tahun 2018.pungkasnya.

Penulis : Hendri

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button