NEWS

Ini Kata Abdul Fatah Terkait Penyerangnya Belum Ada yang Jadi Tersangka

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah enggan berkomentar banyak terkait penanganan kasus penambang yang menyerangnya saat penertiban tambang timah ilegal di aliran sungai Sengkelik Kawasan Hutan Lindung Geosite Desa Sijuk Kecamatan Sijuk Kabupatan Belitung, Sabtu, 2 November 2019 lalu.

Kasus tersebut saat ini masih terus berproses di Kepolisian. Namun hingga saat ini belum satu pun penambang yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Kalau terkait lamanya kasus itu, silahkan tanyakan saja ke pihak yang melakukan (Penyidikan) itu,” ujar Abdul Fatah kepada wartawan usai mendampingi Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor PMI Kota Pangkalpinang, Senin, 25 November 2019.

Menurut Abdul Fatah, dalam perkara itu dia hanya mengetahui bahwa prosesnya sudah ditangani polisi. Namun dia mengakui bahwa belum ada pihak yang dijadikan tersangka.

“Proses hukumnya sudah dimulai. Belum ada tersangka. Cuma mereka masih mendalami kondisi dan data,” ujar dia.

Abdul Fatah sendiri tidak menjawab apakah adakah kekecewaan terkait belum ada progres penanganan perkara itu.

“Saya mengikuti saja bagaimana aturan yang mereka lakukan. Itu saja,” ujar dia.

Sebelumnya Kepala Bagian (Kabag) Operasi Polres Belitung Komisaris Erlichson mengatakan kepolisian masih akan melakukan gelar perkara sebelum menetapkan tersangka terkait peristiwa tersebut.

“Proses tersebut tetap berjalan dan pihaknya masih memeriksa saksi serta melengkapi alat bukti. Yang pasti kami sudah memeriksa Satpol PP, masyarakat, kades dan kehutanan. Seluruh barang bukti masih disita di Polres,” ujar dia.

Erlichson membantah jika pihaknya disebutkan mengalami sejumlah kendala terkait penanganan perkara itu.

“Tidak ada kendala. Hanya butuh waktu saja karena saksi-saksi ada yang di luar Belitung posisinya,” ujar dia.

Penulis : Vio

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button