NEWS

Soal Pernikahan Dini dan Narkoba, Ini yang Dilakukan Mahasiswa KKN di Bangka Barat

Lensabangkabelitung.com, Muntok – Mahasiswa KKN Universitas Bangka Belitung (UBB)) dielurahan Tanjung, Kabupaten Bangka Barat bekerja sama dengan BKKBN dan dinas kesehatan setempat, melakukan sosialisasi kesehatan remaja kepada para pelajar di SMP Negeri 2 Muntok.

Selain memberikan pengenalan dan pemahaman mengenai dampak maupun resiko akibat pernikahan dini, sosialisasi juga mengupas bahaya penyalahgunaan narkoba dan zat adiktif lainnya.

Kegiatan yang digelar pada Jum’at (20/07/2018) ini, menghadirkan dua narasumber masing-masing Nofijar S.Sos dari BKKBN dengan materi Pencegahan Pernikahan Dini, serta Suhartinah M.Keb dari dinas kesehatan memaparlan Pencegahan Penggunaan Zat Adiktif.

Dalam paparannya, narasumber dari BKKN, Nofijar menjelaskan bahwa pemahaman terhadap resiko dan dampak pernikahan dini oleh kalangan pelajar dapat menurinkan angka permokahan dini, terutama di Kelurahan Tanjung.

Sebab itu, ia mengingatkan agar para pelajar tidak cepat-cepat menikah di usia remaja melainkan dapat melanjutkan pendidikan di jenjang lebih tinggi.

“Batas usia menikah untuk perempuan adalah 21 tahun, dan untuk laki-laki 25 tahun,” terang Nofijar.

Sementara Narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat, Suhartinah menegaskan masyarakat terlebih para remaja pelajar untuk menjauhi dan menghindari narkoba.

Menurutnya, narkoba merupakan zat yang memiliki dampak dan bahaya buruk bagi seseorang, baik secara fisik, emosi maupun perilaku.

Suhartinah berharap para pelajar untuk tidak sekali-kali mencoba atau ikut-ikutan mengkonsumsi narkoba.

Sementara salah seorang mahasiswa KKN di Kelurahan Tanjung, Fathir, mengharapkan kegiatan mampu membekali para pelajar tentang dampak buruk pernikahan dini dan narkoba. Selain itu, tambahnya, sosialisasi juga sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah dalam mewujudkan visi dan misi Bangka Barat Hebat 2021.

“Harapan kami, sebagai mahasiswa yang mengabdi kepada masyarakat Kelurahan Tanjung, sosialisasi ini dapat memberikan perubahan dan dampak ke arah positif dan lebih baik,” demikian Fathir.

Release

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button