NEWS

Masuki Musim Kemarau, PDAM Tirta Bangka Perluas Sumber Air Baku

Lensabangkabelitung.com, SUNGAILIAT – Memasuki musim kemarau, PDAM Tirta Bangka berupaya menambah sumber dan kapasitas air baku. Saat ini sumber air baku PDAM ada di DAM 1 Pemali, Kolong Merawang dan Kolong Pasir Mera, Belinyu.

Direktur Utama PDAM Tirta Bangka Wellindra Bashir mengatakan untuk tahun ini pihaknya sudah mempersiapkan lebih matang belajar dari tahun sebelumnya. PDAM, kata dia, saat ini fokus dengan memanfaatkan sumber air baku yang ada.

“DAM 1 Pemali untuk wilayah dalam Kota Sungailiat dan sekitar, apalagi kita sudah operasional 24 jam kebayangkan berapa ribu kubik air kita produksi. Untuk Kantor Cabang Belinyu dan Merawang saya pastikan aman. Apalagi PDAM Cabang Merawang yang saat ini mereka fokus dengan air baku Merawang 1 dan Kolong Merawang 2 yang ada seberang kantor kita amanlah pokoknya,” jelas Welly melalui pesan WhatsApp, Kamis (26/7/2018) yang saat ini sedang dinas luar ke Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Sedangkan untuk PDAM Cabang Bakam, pihaknya, kata Welly, baru saja melakukan perluasan sumber air baku dengan menambah volume dan kapasitas air baku.

“Setelah kita koordinasi dengan kepala cabang, Kades Bakam dan unsur masyarakat setelah kita dapat hibah lokasi baru kita eksekusi. Nantinya seluruh berkas legalitasnya masih dalam proses agar tidak ada masalah di kemudian hari. Intinya kita sudah antisipasi,” kata Welly.

Untuk PDAM Cabang Puding, pihaknya saat ini sedang membuat ponton siap dipasang di embung Sungai Jeruk yang nantinya akan dijadikan sumber air baku cadangan saat kemarau.

Dia mengakui, memasuki musim kemarau, pemasangan PDAM baru melonjak drastis bahkan pihaknya harus menambah stok meteran baru yang didatangkan dari Jakarta. Saat ini, katanya, pelanggan PDAM sudah hampir 12.500 konsumen.

“Kami mengalami kerepotan permintaan pemasangan baru bahkan sudah mengorder lagi water meter dari Jakarta. Pasti dan pasti kami layani selama ada jaringan dan kita investasi terus untuk kamajuan PDAM Tirta Bangka,” ungkapnya.

Sedangkan untuk biaya pemasangan baru PDAM saat ini, lanjut dia, masih standar di kisaran Rp 1,5 juta, kalau pun ada tambahan, menurutnya akan disurvei sesuai dengan RAB biayanya. Sementara untuk melayani permintaan air melalui armada, tambah dia, saat ini ada tapi intensitasnya kecil.

“Kalau kendaraan ada lima siap dan ready semua. Satu ready di Sungailiat dan satu standby di Belinyu,” kata Welly.

Penulis : Vera

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button