NEWS

Setelah Lubuk Lingkuk, Kini Warga Dusun Tanah Merah Mulai Melirik Madu Kelulut, Begini Cara Membudidayakannya

Lensabangkabelitung.com, Namang – Tingginya potensi pasar produk madu lebah, membuat warga di Dusun Tanah Merah, Desa Baskara Bakti, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah mulai melirik usaha budidaya madu kelulut (trigona sp).

Usaha budidaya di Dusun Tanah Merah ini baru dua bulan ditekuni oleh warga setempat. Tepatnya medio Desember 2017, mereka membentuk Kelompok Budidaya Madu Kelulut (KBMK).

“Ini baru digeluti warga di sini, lebih kurang sekitar dua bulan dengan membentuk kelompok madu kelulut,” ungkap Ketua KBMK, Tigor, di lokasi budidaya madu kelulut miliknya, di Dusun Tanah Merah, Minggu (11/02/2018).

Dijelaskannya, madu ini bisa diperoleh dari pepohonan besar di hutan-hutan. Sarang kelulut yang berada di tengah pohon, diambil dan dipindahkan ke tempat pembudidayaan yang tidak jauh dari rumah warga.

Saat ini, jumlah sarang yang ada di lokasi budidaya mencapai 50 buah.

KBMK Dusun Tanah Merah berharap pemerintah daerah, baik Pemkab Bangka Tengah maupun Pemprov Babel, dapat membantu pengembangan usaha budidaya ini.

Karena, menurut Tigor, madu kelulut memiliki banyak keunggulan. Terutama khasiatnya melebihi madu yang dihasilkan oleh lebah lainnya (Apis).

“Aik madu ne kasiat e sangat luar biase, ne madu yang paling bagus (madu ini khasiatnya luar biasa, ini madu paling bagus),” jelas Tigor.

Menurutnya, budidaya madu kelulut telah lebih dulu dilakukan warga Desa Lubuk Lingkuk, Kecamatan Koba. Kini Dusun Tanah Merah mencoba mengembangkan potensi besar ini.

Selain itu, kelulut aman dibudidayakan walaupun dekat dengan pemukiman masyarakat, karena lebah kelulut tidak membahayakan seperti lebah lainnya (apis cerana, apis dorsata, apis florea, apis mellifera). 

Lebah tak bersengat ini memiliki tubuh lebih kecil jika dibandingkan dengan species apis. Meski masih satu famili dengan apis, namun mereka berbeda genus.

Trigona atau kelulut memang kurang terkenal dibandingkan dengan keluarga apis. Seiring propolis yang dihasilkan lebah tak bersengat mulai diminati masyarakat beberapa waktu terakhir, trigona pun mulai populer secara perlahan.

Penulis : Apung

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button