NEWS

20 Mahasiswa STPP Medan PKL di Kabupaten Bangka

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat – Mahasiswa Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian ( STPP ) Medan melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Kabupaten Bangka. Serah terima mahasiswa berlangsung Selasa (27/2/2018) di Ruang Bina Praja Kantor Bupaten Bangka.

Saat menerima para mahasiswa Bupati Bangka diwakili Staf Ahli Bupati Zulkarnain Idrus menjelaskan, sesuai dengan misi kabupaten Bangka diantaranya yakni pertanian yang tanguh para mahasiswa dapat memberikan ilmu yang positif guna mendukung mewujudkan misi kabupaten Bangka.

“Kita ketahui bahwa Bupati Bangka sangat konsent dalam pembangunan pertanian dan sumber daya alam yang ada di kabupaten Bangka,” kata Zulkarnain.

Menurutnya, PKL bagi mahasiswa merupakan kegiatan wajib yang harus dilaksanaan, untuk itu sebagai wilayah tujuan PKL Pemkab Bangka akan memberikan bantuan dan dukungan kepada mahasiswa selama melaksanakan PKL di kabupaten Bangka.

“Dukungan nanti akan diberikan para kepala desa, camat dan masyarakat desa tempat adik adik melakukan PKL,”jelasnya.

Ia mengatakan, Balai Penyuluh Pertanian di masing masing kecamatan tempat PKL mahasiswa dapat dilakukan koordinasi untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Diharapkan para mahasiswa juga dapat mempromosikan daerah kabupaten Bangka baik tentang keindahan alam maupun potensi lainnya diantaranya melalui sosial media.

Selain itu selama di kabupaten Bangka para mahasiswa STPP Medan diminta dapat beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan kondisi sosial dan budaya di Kabupaten Bangka termasuk diantaranya membaur dalam budaya kehidupan sehari hari masyarakat Kabupaten Bangka.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Kemas Arfani Rahman menjelaskan, Mahasiswa STPP Medan akan melakukan PKL dantaranya kegiatan cocok tanam padi dan jagung yang merupakan program nasional Kementerian Pertanian

Sasaran PKL yakni program padi dan jagung di tiga desa di Kecamatan Mendo Barat dan satu kelurahan di Kecamatan Sungailiat meliputi Desa Paya Benua, Desa Kemuja, Desa Zed dan Kelurahan Sinar Jaya Jelutung.

Khusus untuk padi di Matras yang mengolah areal bekas tambang dapat menjadi sawah, Kemas meminta para mahasiswa mendapat pendampingan dari kelompok tani setempat.

“Minta pendampingan kepada pak Nunung dan Pak Sofyan dari kelompok tani yang mengolah lahan eks tambang menjadi lahan persahawahan,” ujar Kemas.

Ia mengharapkan para mahasiswa dapat menyampaikan informasi secara nasional bahwa alam pulau Bangka masih dapat dimanfaatkan untuk pertanian, karena image selama ini bahwa alam pulau Bangka sudah hancur akibat penambangan timah,” ungkap Kemas.

Mahasiswa STPP medan yang melakukan PKL di kabupaten Bangka berjumlah 20 orang meliputi 5 orang mahasiswi dan 15 orang mahasiswa. (Vera/Release Pemkab Bangka)

Lensa Bangka Belitung

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button