NEWS

Yang Pulang dari Papua Wajib Isolasi Terpadu 5 Hari Plus Isoman 14 Hari

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengeluarkan Adendum Kedua Surat Edaran Nomor 17 Tahun 2021 tentang ketentuan perjalanan orang dalam negeri pada masa pandemi Covid-19, terutama pelaku perjalanan orang dalam negeri yang kembali ke daerah asalnya setelah mengikuti kegiatan PON XX Papua 2021.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Bangka Belitung Mikron Antariksa mengatakan tujuan addendum kedua SE tersebut adalah untuk melakukan pemantauan, pengendalian, dan evaluasi dalam rangka mencegah dan
mengantisipasi penularan Covid-19 pasca penyelenggaraan PON XX Papua 2021.

“Kontingen PON XX Papua 2021 adalah seluruh atlet, ofisial, pengurus KONI Provinsi, juru masak, masseur, psikolog, dokter, perawat, mekanik, pelatih dan tim pengamanan yang dikirim oleh Provinsi untuk ikut serta dalam PON Papua,” ujar Mikron, Jumat, 8 Oktober 2021.

Mikron menuturkan seluruh kontingan akan dilakukan Tes RT-PCR dan karantina selama 5 x 24 jam di fasilitas karantina atau isolasi terpusat yang telah ditunjuk dan disiapkan oleh Pemerintah Provinsi dan Satgas Penanganan Covid-19.

“Jika hasil tes RT-PCR menunjukkan hasil positif, maka dilakukan perawatan/isolasi di rumah sakit yang ditunjuk oleh Pemerintah Daerah. Selain itu pada hari ke-4 karantina akan dilakukan tes RT-PCR kedua,” ujar dia.

Apabila hasil tes RT-PCR kedua menunjukkan hasil negatif, kata Mikron, maka yang bersangkutan diperkenankan
melanjutkan perjalanan dan dianjurkan untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari serta menerapkan protokol kesehatan.

“Tapi jika hasil RT-PCR kedua menunjukkan hasil positif, maka dilakukan perawatan atau isolasi di rumah sakit. Pemeriksaan tes RT-PCR dilakukan di laboratorium yang telah terverifikasi oleh Kementerian Kesehatan ke dalam sistem Pedulilindungi,” ujar dia.

Menurut Mikron, Ketua Kontingen wajib melaporkan pelaksanaan protokol kesehatan kontingen pasca mengikuti PON XX Papua
2021 kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi dan KONI Pusat secara berjenjang.

“Pemantauan pelaksanaan protokol kesehatan pasca mengikuti PON XX Papua 2021 dilakukan oleh KONI Provinsi, Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi, serta satgas penanganan Covid-19,” ujar dia.

Penulis : Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button