BANGKA TENGAHLENSA DAERAHLENSA EKONOMINEWS

Punya Potensi dan Nilai Jual Tinggi, Bawang Merah Jadi Komoditas Unggulan Bangka Tengah

Lensabangkabelitung.com, Bangka Tengah – Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman dan Wakil Bupati Herry Erfian menghadiri acara panen bawang merah sekaligus penyerahan sertifikat registrasi kebun hortikultura kepada Kelompok Tani Ma’iisyah Mulia Kelurahan Padang Mulia, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, pada Selasa (19/10/2021).

Algafry mengatakan bawang merupakan salah satu komoditas hortikultura yang nilai harga jual cukup tinggi di Kabupaten Bangka Tengah. Komoditas bawang juga merupakan salah satu komoditas penyumbang inflasi tertinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, karena terbatasnya produksi dalam daerah sehingga masih didatangkan dari luar pulau Bangka.

“Dengan fakta ini, perlu ada dukungan dari berbagai pihak untuk mendorong petani dalam meningkatkan budidaya komoditas bawang merah yang ada di Kabupaten Bangka Tengah. Ini memang kegiatan yang selalu kita dukung. Saya ucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia yang telah membantu dan mendukung penanaman bawang dan cabai yang ada di Bangka Tengah ini,”Algafry.

Selain itu, dia juga mengatakan akan memberikan dukungan administrasi dan teknis untuk pengembangan tanaman bawang merah yang dilaksanakan melalui program registrasi kebun hortikultura tahun anggaran 2021.

“Registrasi kebun sendiri merupakan sertifikat atau nomor register sebagai identitas kebun atau lahan usaha tani bahwa telah menerapkan praktek pertanian sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan prinsip PHT (pengendalian hama terpadu),” ujar dia.

Tujuannya sendiri, kata Algafry, melalui register kebun ini untuk menyiapkan persyaratan sistem, jaminan mutu, mempermudah proses telusur balik, mendorong percepatan akses pasar dan meningkatkan mutu dan keamanan produk.

“Perkembangan tanaman bawang merah ini tidak terlepas dari komitmen Pemkab Bangka Tengah dalam hal stimulasi modernisasi budidaya pertanian melalui fasilitas bantuan alat dan mesin pertanian serta pembangunan Laboratorium Produksi MA-11 yang dapat menekan biaya produksi penggunaan pupuk kimia 80 persen sehingga diharapkan dapat terwujudnya efisiensi biaya produksi dan praktik pertanian sehat, hemat dan ramah lingkungan,” ujar dia.

Sementara Haris selaku Ketua Kelompok Tani mengatakan rasa syukurnya atas terlaksananya panen bawang merah yang bersumber dana APBD Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2021 ini.

“Sebelumnya ada kegiatan penanaman bersama bapak bupati, hari ini dengan kuasa Allah juga kita berkesempatan untuk panen bersama Bupati didampingi wakilnya. Mudah-mudahan kehadiran para pemimpin kita, bisa memberikan semangat kepada para petani di Bangka Tengah ini,” ungkapnya.

Penulis : Hendri | Editor : Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button