LENSA POLITIKNEWS

Kabel Bawah Laut PLN Berpotensi Lewati IUP Perusahaan Tambang, BPJ Beri Solusi

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Menyambut kunjungan Anggota DPR RI Bambang Patijaya pada Jumat pekan lalu, PLN tak cuma menjelaskan tentang kondisi mesin Mobile Power Plant berkekuatan 25 megaWatt yang sedang dipulihkan dari kerusakan. Di momen yang sama, PLN juga menyampaikan tentang perkembangan kabel bawah laut interkoneksi yang menghubungkan Sumatra dengan Bangka.

Kepada Bambang Patijaya, General Manager PLN UIW Bangka Belitung Amris Adnan mengatakan kabel bawah laut Sumatra-Bangka ditargetkan sudah selesai di bulan Desember 2021 nanti. Bila nantinya sudah terhubung, maka Pulau Bangka akan mendapat tambahan pasokan listrik dari Pulau Sumatra.

Dengan bakal adanya bentangan kabel bawah laut yang melewati Selat Bangka tersebut, Bambang Patijaya memberitahukan kepada PLN tentang adanya potensi-potensi yang bisa menjadi hambatan bila tidak dibicarakan. Karena, area yang dilewati bisa jadi akan melewati kawasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) laut, milik perusahaan-perusahaan tambang di Bangka.

“Jangan sampai, karena tidak diberitahu keberadaannya, kabel itu jadi putus oleh kapal isap. Karena di situ sepertinya IUP penambangan laut semua,” ujar Bambang Patijaya atau kerap disapa BPJ.

Oleh karena itu, dia pun memberi solusi. BPJ meminta PLN untuk membicarakan rencana kabel bawah laut itu kepada para pemilik IUP, seperti PT Timah Tbk dan smelter swasta yang ada IUP di Selat Bangka.

“Saya pikir harus ada satu konsensus bersama,” ujar BPJ.

Menanggapi hal yang disampaikan legislator Senayan dari Partai Golkar ini, GM PLN UIW Babel Amris Adnan mengucapkan terima kasih, karena telah diberitahu dan akan segera menindaklanjutinya.

Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button