BANGKA SELATANLENSA DAERAHLENSA POLITIKNEWS

Ini Penjelasan Bupati Basel Soal Polemik Jabatan Plh Sekda

Lensabangkabelitung.com, Toboali – Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid mengatakan, terkait dengan jabatan Pelaksana harian (Plh) Sekda yang saat ini di jabat Haris Setiawan sudah sesuai dengan aturan dan berdasarkan petunjuk rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan kementerian dalam negeri (Kemendagri).

Ia mengatakan, terkait dengan penunjukan jabatan Plh Sekda, dirinya sudah melakukan sampai ke pusat dengan mengirimkan surat permohonan dan untuk mendapatkan izin. Karena menurut Kemendagri lewat itu hak prerogatifnya Bupati, namun harus sesuai dengan aturan.

“Saya tidak mungkin setiap langkah eksekutif harus laporan ke legislatif setiap saat. Nanti tunggu hasil akhirnya saja dan kami yakin ini sesuai dengan aturan yang ada. Jadi sebelum saya menunjuk Plh itu saya sudah konsultasi duluan. Karena yang cacat itu sebenarnya Pj, karena se-Indonesia tidak ada Pj yang dua tahun,” kata Riza Herdavid kepada wartawan, Selasa 12 Oktober 2021.

Ia menuturkan, jika dirinya merupakan bupati yang taat aturan dan regulasi yang ada, bukan semata-mata menentukan sebuah hal untuk kepentingan pribadi, tapi kepentingan rakyat karena terkait legalitas regulasi.

“Plh ada hak keuangannya silahkan cek di Perpres, karena itu hal-hal yang disarankan oleh KASN dan kemendagri silahkan cek sendiri. Dan mungkin dalam waktu dekat akan keluar izin dari pak menteri langsung soal ajuan Pj yang sesuai dengan ajuan Bupati,” ujar dia.

Riza mengungkapkan, dirinya tidak mau memakai hasil lelang karena lelang jabatan Sekda dilakukan pada tahun politik. Selain itu, dirinya juga harus betul-betul secara objektif siapa yang layak untuk menjadi sekda Bangka Selatan secara kinerja dan juga ada penilaian hati nurani terkait dengan kinerja tersebut.

“Sekda ini kan jenderalnya PNS, untuk itu harus betul-betul orang hebat yang jadi jendral pns ini jangan sampai salah jenderal yang akibatnya nanti pemerintah tidak berjalan lancar, kinerja PNS-nya tidak beraturan yang jadi korban adalah rakyat makanya saya harus banyak pertimbangan dengan ketelitian dan berhati-hati,” ujar dia.

Ia mengatakan, terkait dengan Pj Sekda masih menunggu kementerian. Namun untuk suratnya sudah dikirim. Pertama surat yang saya kirim sesuai dengan petunjuk Dirjen bahwa menolak hasil lelang. Kedua minta izin kemendagi untuk menunjuk Pj yang Plh sekarang.

“Jadj Plh sekarang sedang saya perjuangkan untuk regulasi yang lebih kuat. Plh yang sekarang saya perjuangkan ke Pj. Karena jabatan sekda itu ada dua kalau tidak Plh ya Pj terakhir baru defenitif. Dan kalau untuk deketin saya harus banyak pertimbangan,” ujar dia.

Penulis : Rusdi | Editor: Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button