LENSA POLITIKNEWS

DPRD Babel Minta Warga Proaktif Berkomunikasi dengan Legislatif

Lensabangkabelitung.com, Riau Silip – Dalam pekan terakhir masyarakat Bangka Belitung, terkhususnya di Kabupaten Bangka dihadapkan pada persoalan pengelolaan kawasan hutan produksi termasuk wacana pemanfaatan lahan persawahan di desa-desa.

“Kedatangan kami ingin berkoordinasi yang lebih baik, apa yang menjadi kendala dan keluhan yang ada di desa coba sampaikan ke kami,” Sekretaris Komisi I DPRD Babel, Yus Derahman, di Kantor Desa Riau Kecamatan Riau silip kabupaten Bangka, Kamis 7 Oktober 2021.

Menurut informasi yang diterima oleh pihaknya, beberapa warga mengeluhkan kendala atas keinginan masyarakat dalam penggunaan kawasan hutan produksi untuk dikelola masyarakat desa.

Termasuk sektor pertanian, semisalnya untuk dijadikan lahan persawahan. Tak hanya itu keterkaitannya juga mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) wacana pembangunan jembatan bila dipandang perlu.

“Jika setiap kebijakan yang menjadi kewenangan provinsi maka akan menjadi perhatian DPRD Babel. Seperti permasalahan yang dihadapi desa, Hutan Produksi (HP)  dimana masyarakat desa kepengen menjadikan kawasan hutan itu sebagai lahan persawahan,” tandasnya kemudian.

Jika memang keluhan di atas benar yang sedang dihadapi masyarakat. Pihaknya menyarankan aparat desa supaya menyusun rencana kerja mencakup luas lahan yang diajukan ke bupati dengan tembusan provinsi, sehingga Dana Bantuan (Daba) provinsi dapat dianggarkan.

Di kesempatan itu, menyambung usulan argumen DPRD Babel di atas, Pj Kades Riau Silip, Subarsono menyatakan terkait dengan dana bantuan provinsi di setiap pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya telah masuk pengaturan ABPDesa, sehingga terpantau.

“Nah, setelah tahun ini berubah langsung ke rekening bersangkutan. Ini sifatnya kan bantuan yang seharusnya yang tahun ini masuknya di APBdes,” ujar Subarsono.

Lebih lanjut, pihak desa memgharapkan Daba Pemprov Babel tetap dikucurkan asalkan sesuai mekanisme yang telah disepakati. Adapun usulan mengenai pembangunan jembatan dan pengelolaan hutan produksi, akan menjadi kesempatan baik untuk warga terutama bagi warga yang beraktivitas sebagai petani.

Penulis: Mohammad Rahmadhani | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button