BANGKA TENGAHLENSA DAERAHLENSA EKONOMILENSA TINSNEWS

Beli Timah Murah, Warga Penyak Larang PT MSK Gunakan Fasilitas Desa

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Ratusan warga Desa Penyak Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah melakukan aksi protes terhadap PT Mitra Stania Kemingking (MSK) karena membeli timah warga dengan harga murah alias tidak wajar.

Kepala Desa (Kades) Penyak, Sapawi mengatakan masyarakatnya yang berprofesi sebagai penambang timah mitra kerja PT MSK meminta ada kenaikan harga timah karena saat ini harga beli timah dengan kadar SN 1.2 senilai Rp.180 ribu/kg dipasaran.

“Sementara PT MSK, membelinya hanya Rp 90 ribu per kilogram dengan kadar SN 1.2. Sedangkan SN 1.3 harga belinya sebesar Rp 135 ribu per kilogram,” ujar Sapawi, Selasa, 5 Oktober 2021.

Menurut Sapawi, harga beli timah PT MSK dinilai sangat murah dan tidak sesuai dengan biaya operasional yang dikeluarkan warga sekitar Rp 1 juta per hari. Hal tersebut, kata dia, membuat warga Penyak menyampaikan aspirasi ini ke pihak desa, dan pihak desa telah menyampaikan hal ini ke PT MSK.

“Buntut dari tuntutan warga tersebut, Jum’at 24 September 2021 pihak Desa Penyak membuat spanduk larangan aktivitas PT MSK melewati jalan sepanjang 8 Km dan pelabuhan Daeng Desa Penyak yang dibuat secara Swadaya masyarakat,” ujar dia.

Perwakilan PT MSK Sutoyo mengatakan saat ini pihaknya sedang diskusi tingkat internal, lalu terus menjalin komunikasi dengan pihak Desa Penyak.

“Kami sekarang terus berkomunikasi dengan Pak Kades, terkait adanya pemasangan spanduk larangan menggunakan akses jalan dan pelabuhan daeng,” kata Sutoyo.

Kemudian masalah harga timah, Sutoyo mengaku pihaknya tidak akan menyesuaikan harga timah di luar PT MSP disebabkan PT MSK harus membayarkan pajak, royalti, reklamasi dan lain-lain.

“Kalau harga sebenarnya sudah kita naikan, SN 1.2 biasa dibeli Rp 90 ribu per kilogram sekarang sudah Rp 110 ribu per kilogram. Harga pun bervariasi menyesuaikan kadar SN, tertinggi kadar SN 1.3 itu seharga Rp.135 ribu per kilogram,” ujar dia.

Penulis : Hendri | Editor : Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button