BANGKA SELATANLENSA POLITIKNEWS

Ada Konsekuensinya, Wakil Ketua DPRD Ingatkan Bupati Basel untuk Segera Definitifkan Sekda

Lensabangkabelitung.com, Toboali – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Selatan, Samson Asrimono mendorong Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid untuk segera melantik ataupun menetapkan jabatan Sekretaris Daerah yang saat ini dijabat oleh Pelaksana Harian (Plh) Harris Setiawan menjadi definitif atau minimal dengan jabatan Penjabat (Pj).

Sebab, jika Sekda tetap dijabat oleh Pelaksana Harian, maka akan ada konsekuensinya bagi daerah dan akan mengganggu jalannya roda pemerintahan. Dikatakan Samson, penetapan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) perubahan tahun 2021 dan pembahasan anggaran tahun 2022 tidak bisa dilakukan, dikarenakan jabatan Plh Sekda tidak mempunyai wewenang untuk mengundangkan hal tersebut.

“Kita tidak mempermasalahkan siapapun yang menjabat sebagai Sekda, namun yang menjadi persoalan di sini adalah jabatan Plh Sekda tidak punya wewenang untuk mengundangkan Perda APBD perubahan tahun 2021 maupun pembahasan anggaran tahun 2022,” kata Samson Asrimono kepada wartawan, Senin, 11 Oktober 2021.

Ia mengaku khawatir dengan waktu yang tersisa saat ini. Dimana saat ini sudah tanggal 11 Oktober 2021 sementara pada 30 November 2021 wajib ditetapkan dan disepakati antara DPRD dan pemerintah daerah. Sedangkan saat ini belum dilakukan pembahasan KUAPPAS Induk 2022 apalagi penetapan.

“Setelah penetapan KUAPPAS induk 2022 akan ada penyampaian RAPBD induk 2022, sedangkan kita masih punya waktu sampai 30 November wajib ditetapkan dan disepakati antara DPRD dan pemrintah daerah,” ujar dia.

Samson mengungkapkan pihaknya bukan tidak mau melakukan pembahasan, karena jabatan sekda masih Plh, yang secara aturan itu tidak boleh melakukan pembahasan dengan pejabat Plh, kalau Penjabat (Pj) siapaun orangnya silahkan.

“Cepat dulu di-Pj-kan atau lantik hasil lelang kemarin. Kita tidak mengultimatum, silakan mereka berfikir, yang jelas 30 November harus penetapan APBD 2022, dan mengundangkan APBD perubahan 2021 segera. Karena sudah berapa bulan yang lewat sudah kami tetapkan dan hasil evaluasi provinsi sudah keluar,” ujar dia.

Penulis: Rusdi | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button