NEWS

Masyarakat Jangan Vaksin di Gerai Tidak Resmi, Nanti Susah Dapat Sertifikat

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Upaya mengejar target kekebalan tubuh komunal (herd immunity) terhadap virus Covid-19 terus dilakukan oleh Polda Bangka Belitung. Dengan membuka gerai dan melihat masyarakat dalam pelaksanaan, diharapkan target vaksinasi Bangka Belitung bisa tercapai.

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Inspektur Jenderal Anang Syarif Hidayat mengatakan pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk bisa melakukan vaksinasi. Namun dia meminta jangan di lokasi gerai yang tidak terdaftar.

“Gerai resmi ini penting karena langsung online ke pusat untuk bisa mendapatkan sertifikat. Kalau hanya sekadar melaksanakan tanpa melibatkan gerai yang terdaftar itu percuma. Nanti selesai vaksin tidak dapat sertifikat atau menunggu beberapa hari. Kalau resmi begitu selesai langsung online ke pusat, dapat sertifikat. Ke mana-mana sudah bisa menunjukkan bukti divaksin,” ujar Anang kepada wartawan, Kamis, 9 September 2021.

Anang menuturkan saat ini sudah ada 82 gerai vaksinasi resmi yang sudah dibuka. Dimana satu gerai, kata dia, menargetkan paling tidak ada 244 dosis vaksin yang diberikan kepada masyarakat.

“Tapi karena tidak mungkin membuka 82 gerai semuanya, jadi kita bikin satu gerai dengan layanan 300 sampai 500 orang setiap harinya. Kita punya target 40 persen capaian herd immunity, kita bikin momentum tertentu, kita gerakkan potensi masyarakat untuk membuat kegiatan vaksinasi,” ujar dia.

Selain kelompok masyarakat, Anang menyebutkan bahwa masing-masing partai politik juga bisa dilibatkan melaksanakan vaksinasi sehingga bisa menarik masyarakat agar percepatan vaksinasi bisa tercapai.

“Kelompok atau komunitas termasuk media juga bisa melaksanakan vaksinasi dengan membuka gerai resmi. Polri-TNI bersama Dinas Kesehatan bisa menyiapkan vaksin, tenaga kesehatan beserta administrasi. Silakan menarik massa. Yang penting minimal 500 per gerai,” ujar dia.

Penulis : Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button