NEWS

Ketua Pokja Jurnalis Basel Minta Pemerintah Berikan Jaminan Biaya Pendidikan Kepada Nurul Badiah

Lensabangkabelitung.com, Toboali – Ketua Pokja Jurnalis Bangka Selatan, Dedy Irawan meminta kepada pemerintah daerah untuk memberikan jaminan biaya pendidikan untuk Nurul Badiah,12 tahun, yang menjadi yatim piatu setelah kedua orang tuanya meninggal dunia setelah terpapar Covid-19.

Hal itu dikatakan Dedy usai memberikan bantuan dari PWI dan Pokja Jurnalis Basel kepada Nurul Badiah di Dusun SPC Desa Rias Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan, Kamis, 2 September 2021.

“Hari ini kita dari PWI dan juga Pokja Jurnalis Bangka Selatan memberikan bantuan kepada adik kita Nurul yang sudah yatim piatu setelah ditinggal kedua orang tuanya yang terpapar Covid-19,” kata Dedy kepada wartawan, Kamis 2 September 2021.

Ia menuturkan, bantuan yang diberikan kepada Nurul berupa santunan, dan paket sembako merupakan sumbangan dari anggota PWI dan juga Pokja Jurnalis Basel.

“Bantuan ini merupakan hasil sumbangan yang dilakukan secara spontan dari kita PWI dan Pokja setelah kita mendapatkan kabar bahwa adik kita Nurul ditinggal orang tuanya. Aksi sosial ini bertujuan untuk membantu adik kita Nurul. Semoga bantuan yang kita berikan ini bisa bermanfaat,” ujar dia.

Setelah mendengar keinginan dari Nurul yang ingin melanjutkan ke pesantren dan menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi, Dedy meminta kepada pemerintah daerah untuk memberikan jaminan biaya pendidikan kepada Nurul.

“Tadi kita sudah dengar, bahwa adik kita yang saat ini duduk di kelas 6 SD ini ingin melanjut ke pesantren Nurul Falah Air Mesu, dan menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi. Untuk kita berharap pemerintah provinsi dan pemerintah Bangka Selatan bisa memberikan jaminan biaya pendidikan kepada Nurul,” ujar Dedy yang juga ketua PWI Basel.

Selain itu, Ia juga berharap kepada pengusaha yang ada di Bangka Selatan untuk berkontribusi membantu Nurul yang saat ini tinggal bersama pamannya di Dusun SPC Desa Rias.

“Kita berharap nantinya jika sudah ada jaminan biaya pendidikan, adik Nurul ini bisa fokus belajar dan tidak perlu memikirkan biaya pendidikan. Apalagi Nurul ini bercita-cita ingin menjadi guru,” ujar dia.

Adapun kedua orang tua Nurul yakni Nurhasim (42 tahun) dan ibu Siti Khoiriyah (37 tahun) meninggal dunia setelah terpapar Covid-19. Kedua orang tua Nurul sempat dirawat di rumah sakit umum daerah dan dinyatakan meninggal dunia.

Penulis: Rusdi | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button