NEWS

Waduh, Ongkos Keberangkatan Atlet Babel ke PON Papua Belum Ada

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalokasikan anggaran Rp7 miliar untuk persiapan keikutsertaan atlet mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang digelar mulai 2 Oktober – 15 Oktober 2021 mendatang.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bangka Belitung Elfandi dengan tegas mengakui bahwa anggaran yang dialokasikan tidak cukup dalam memenuhi kebutuhan keikutsertaan PON Papua.

“Rp7 miliar tidak cukup. Hanya cukup kegiatan pelatda selama satu tahun sampai September dan itu kebutuhan perlengkapan, uang saku, makan, dan lainnya. Kalau untuk keberangkatan ke sana (Papua) belum ada,” ujar Elfandi kepada wartawan usai mendampingi Gubernur memantau latihan atlet atletik Bangka Belitung di Stadion Depati Amir Pangkalpinang, Senin, 30 Agustus 2021.

Elfandi menuturkan pihaknya saat ini berusaha mencari alternatif anggaran dengan meminta bantuan pihak ketiga atau swasta hingga ke perusahaan BUMN yang ada di Bangka Belitung.

“Kita berusaha mencari dimana Gubernur membantu dengan caranya dan KONI dengan cara sendiri juga. Sudah ada titik terang dimana ada beberapa perusahaan berusaha menutupi memberangkatkan tim Babel. Secara resmi nanti akan kita sampaikan perusahaan mana saja,” ujar dia.

Menurut Elfandi, kebutuhan anggaran keberangkatan kontingen Bangka Belitung ke Papua mencapai Rp3,2 miliar yang akan mengakomodir 80 orang atlet dari 20 cabang olahraga beserta tim official.

“Jika ditotalkan semuanya sekitar 150 orang kontingen Bangka Belitung. Meski ada rencana pihak lain akan membantu, saya belum berani bicara karena uangnya belum di tangan. Dengan Gubernur juga bergerak nanti akan kita gabungkan untuk membantu biaya keberangkatan yang mencapai Rp3,2 miliar. Indeks biaya sekitar Rp12 juta per orang untuk di Timika, Merauke dan Jayapura. Kita upayakan dulu atlet berangkat semua. Kalau official tidak berangkat tidak masalah,” ujar dia.

Dengan kondisi anggaran dan pandemi Covid-19, Elfandi menambahkan jika KONI Bangka Belitung tidak bisa memastikan target medali yang akan diraih. Target medali, kata dia, susah diprediksi karena dua tahun terakhir tidak ada kompetisi level nasional sehingga tidak diketahui sejauh mana kekuatan lawan.

“Kekuatan kita pun tidak bisa diukur dari latihan saja. Tapi dari bayangan kita, mudah-mudahan lebih baik dari PON sebelumnya yang meraih satu medali emas, empat perak dan enam perunggu. PON Papua kita menargetkan diatas PON sebelumnya dengan tiga medali emas. Perak dan perunggu bertambah. Ini bayangan awal. Cabang olahraga unggulan kita seperti atletik, panjat tebing, binaraga, basket, sepakbola putri hingga gulat,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button