NEWS

Varian Delta Kemungkinan Sudah Menyebar di Babel, Ini Kata Satgas Penanganan Covid-19

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Kekhawatiran akan masuknya virus Covid-19 varian delta ke Bangka Belitung mulai meningkat. Hal tersebut dikarenakan penyebaran Covid-19 varian delta dinilai sangat cepat karena memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Bangka Belitung Mikron Antariksa mengatakan tidak menutup kemungkinan telah terjadi penyebaran varian mutasi virus tersebut meskipun belum terdapat data pasti dari pemeriksaan laboratorium di Babel.

“Terkait hal itu perlu disampaikan informasi dan rekomendasi kepada masyarakat bahwa varian delta memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi dan cepat namun untuk saat ini belum ada perbedaan dalam upaya pencegahan maupun pengobatan,” ujar Mikron kepada wartawan, Selasa, 17 Agustus 2021.

Mikron menuturkan perlunya percepatan dan cakupan vaksinasi Covid-19 pada masyarakat karena orang yang belum divaksin bisa menjadi sumber mutasi baru. Selain itu, juga dengan memperkuat tracing terhadap kontak erat di area kasus positif Covid-19 yang terjadi baik di masyarakat maupun perkantoran.

“Penguatan tracing juga harus dilakukan kepada kontak erat pemilik resiko tinggi yaitu warga masyarakat dengan usia 65 tahun keatas atau memiliki penyakit penyerta (komorbit),” ujar dia.

Menurut Mikron, pihaknya juga memastikan proses Isolasi Terpusat (Isoter) maupun Isolasi Mandiri (Isoman) dilaksanakan dengan aman, taat dan disiplin. Kontak erat wajib melakukan karantina tanpa terkecuali.

“Memperkuat dan memperketat penerapan protokol kesehatan yaitu menggunakan masker double, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilitas dan interaksi kapan dan dimanapun berada,” ujar dia.

Selain itu, kata Mikron, segenap instansi terkait harus memperketat dan memastikan tidak ada kegiatan yang menimbulkan potensi kerumunan dan meningkatkan peran masyarakat dalam mendukung pelaksanaan isoter dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan berdasarkan prinsip keselamatan dan kepedulian sosial.

“Pasien yang positif diwajibkan melakukan Isoter yang disediakan oleh pemerintah maupun komunitas,” ujar dia.

Ditambahkan Mikron, pihak terkait sudah melakukan rapat untuk penanganan Covid-19 dengan meningkatkan kapasitas layanan Rumah Sakit Covid, Logistik dan Sumber Daya Manusia di tiap Kabupaten/Kota, memastikan ketersediaan oksigen dengan menurunkan Satgas Oksigen dan percepatan distribusi obat dan suplemen gratis bagi pasien positif serta menaikan kapasitas tracing dan testing dengan menurunkan Satgas Tracing dan Tracking.

“Perlunya peran serta aktif dari seluruh masyarakat utk melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya dengan memperkuat dan memperketat penerapan protokol dan melaksanakan vaksinasi secara masif dengan menurunkan Satgas Vaksin. Mempersiapkan dan mengaktifkan seluruh potensi yang ada di masyarakat untuk membuka Isoter dengan menurunkan Satgas Isoter, Menyiapkan dan mengoptimalkan anggaran pemerintah,masyarakat dan dunia usaha dalam penanganan covid 19 dengan menurunkan Satgas Anggaran.

Penulis : Servio M | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button