BANGKA SELATANNEWS

Sebanyak 18 CV Minta Dilibatkan dalam Penambangan PIP di Laut Sukadamai Basel

Lensabangkabelitung.com, Toboali – Sebanyak 18 perusahaan berbentuk CV yang bergerak di bidang penambangan meminta untuk dilibatkan dalam rencana aktivitas penambangan bijih timah Ponton Isap Produksi (PIP) di laut Sukadamai Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan.

Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur CV Bona Mineral, Imam Santoso terkait dengan adanya rencana aktivitas penambangan bijih timah PIP di Laut Sukadamai yang akan dikelola satu perusahaan.

“Kita minta kepada PT Timah dan pemerintah daerah setempat untuk memikirkan perusahaan-perusahaan yang ada di Bangka Selatan agar bisa dilibatkan dalam rencana aktivitas PIP di laut Sukadamai,” kata Imam Santoso mewakili belasan CV dalam konferensi pers pada Jumat kemari 27 Agustus 2021 di Cafe Gembira Toboali.

Ia menuturkan, jika sebelumnya belasan CV di Bangka Selatan ini telah bermitra dengan PT Timah dan telah bekerja melakukan aktivitas penambangan pada beberapa bulan lalu yang kemudian distop untuk dilakukan penataan.

“Beberapa bulan lalu kita distop, dan sekarang muncul satu perusahaan untuk melakukan penambangan di Sukadamai. Kenapa cuma satu perusahaan yang bisa berjalan, sedangkan sistem yang dulu sudah berjalan dan sekarang sistem ini berubah,” ujar dia.

Ia mengungkapkan, jika perusahaan di Bangka Selatan dilibatkan dalam aktivitas penambangan di Sukadamai tentu akan berdampak pada lapangan pekerjaan, dan perekonomian yang akan meningkat.

“Kalau CV di Basel ini dilibatkan, akan banyak tenaga kerja, minimal satu ponton itu 4-5 orang. Jadi kalau 100 ponton sekitar 500 tenaga kerja yang bisa bekerja. Jadi kami berharap pemerintah dan pimpinan daerah tertinggi di Bangka Selatan dapat berfikir dan menindaklanjuti keluhan-keluhan yang ada di Bangka Selatan ini. Kita ingin dilibatkan seperti yang telah jalan beberapa bulan lalu,” ujar dia.

Sementara itu, Direktur CV Victoria Bintang Selatan, Herman Susanto menambahkan aktivitas penambangan yang sebelumnya diberhentikan dalam suratnya distop sementara, karena ada keinginan tata ulang dari PT Timah.

“Sekarang yang akan berjalan tapi diganti dengan CV yang baru yang artinya bukan penataan ulang tapi merubah sistem. Yang kita harapkan CV lama dilibatkan lagi tapi ditata ulang lagi apa yang menjadi kekurangan sebelumnya, bukan malah diganti seperti yang akan berjalan nanti. Kami minta CV-CV yang lama dilibatkan agar ada keadilan,” ujar dia.

Penulis: Rusdi | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button