BANGKA SELATANLENSA DAERAHLENSA EKONOMILENSA NASIONALLENSA POLITIKNEWS

Sampaikan Raperda APBD Perubahan 2021, Wabup Basel Harap Alokasi Anggaran Jadi Multiplier Effect Perekonomian

Lensabangkabelitung.com, Toboali – Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan tahun anggaran 2021.

Penyampaian Raperda dilakukan dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang dilaksanakan di ruang paripurna Junjung Besaoh DPRD Bangka Selatan, Senin, 30 Agustus 2021.

Dalam sambutannya, Debby mengatakan Raperda tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan merupakan rangkaian proses penganggaran berdasarkan pembahasan-pembahasan yang telah dilalui antara eksekutif dan legislatif dalam menentukan perumusan program kegiatan seusai dengan arah pembangunan.

“Dalam menentukan perumusan program kegiatan perlu mempertimbangkan kebutuhan, efisiensi dan menanggapi isu-isu yang terjadi baik nasional maupun regional. Saya meyakini, substansi kesepakatan yang telah kita ambil secara bersama-sama telah memperhatikan kelayakan sesuai dengan kaidah-kaidah atau norma-norma yang harus dilakukan,” kata Debby dalam sambutannya pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Bangka Selatan , Senin, 30 Agustus 2021.

Ia menuturkan, telah terjadi pergeseran-pergeseran capaian target makro pembangunan seiring dengan meningkatnya gairah sektor ekonomi secara nasional maupun regional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hal ini perlu dilakukan penyesuaian atas fenomena-fenomena tersebut.

“Berdasarkan hasil analisis kondisi ekonomi daerah dan kajian terhadap tantangan serta prospek perekonomian yang sudah berjalan sampai kuartal II tahun 2021 ini serta mengacu pada dokumen pelaksanaan anggaran refoccusing dan tuntutan kebutuhan penyesuaian anggaran, maka dilakukan pula perhitungan dan analisa terhadap pendapatan dan belanja pada rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2021,” ujar dia.

Debby mengungkapkan, proyeksi belanja pada anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan ini di proyeksikan sebesar Rp 893.964.538.311,14. Dengan mengacu pada proyeksi pendapatan dan belanja pada rancangan APBD perubahan tahun anggaran 2021 seperti yang telah disepakati.

“Diharapkan perumusan program kegiatan dan alokasi anggaran dapat menimbulkan multiplier effect bagi perekonomian khususnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan upaya percepatan pemulihan ekonomi serta dampak sosial terutama mencermati saat-saat pandemi Covid-19 yang terjadi selama ini,” ujar dia.

Ia menambahkan, substansi program kegiatan dan alokasi anggaran perurusan pembangunan pada rancangan Perda APBD perubahan tahun anggaran 2021 akan dibahas secara bersama-sama dan lebih detail.

“Dalam waktu yang tidak terlalu lama, secepatnya kita segera dapat mengambil keputusan atas Raperda yang disampikan hari ini. Mudah-mudahan prosesnya dapat berjalan dengan lancar dan cepat,” ujar dia.

Penulis : Rusdi | Editor : Servio M

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button