NEWSPANGKALPINANG

Pandemi Sebabkan Anggaran Tak Cukup, Sekda Kota Meminta OPD Sesuaikan Agenda

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Radmida Dawam mengikuti Rapat Koordinasi Keuangan Daerah dalam rangka Persiapan Nota Kesepakatan KUA dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2022 serta Kesepakatan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS tahun anggaran 2021 antara Walikota dan DPRD Kota Pangkalpinang.

Rapat tersebut dilaksakan di Ruang OR Kantor Wali Kota pada Jumat, 27 Agustus 2021 dan dihadiri oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Pangkalpinang.

Dalam sambutannya, Radmida mengatakan, rapat koordinasi ini dilaksanakan karena adanya perubahan regulasi akibat kondisi pandemi Covid-19 yang melanda Kota Pangkalpinang dan seluruh Indonesia.

“Adanya pandemi Covid-19 yang menyebabkan anggaran tidak bisa mencukupi untuk pembayaran dan lainnya, jadi lebih baik kita melakukan penyesuaian agenda yang ada di OPD masing-masing,” ucap Radmida.

Anggaran APBD tahun 2022 mengalami perubahan sesuai dengan undang-undang, yakni belanja pegawai di luar tunjangan guru maksimal 30 persen, anggaran fungsi pendidikan paling sedikit 20 persen dari belanja daerah, di bidang kesehatan minimal 10 persen dari belanja daerah angka tersebut diluar gaji pegawai, dan terakhir untuk belanja infrastruktur pelayanan publik minimal 40 persen dari alokasi belanja daerah yang dimana hal itu di luar dari belanja dan bagi hasil atau transfer kepada daerah.

Dikatakannya, untuk mengantisipasi keadaan darurat dari pandemi Covid-19, Pemerintah Kota harus menyiapkan anggaran belanja tak terduga sebesar 5 sampai 10 persen dari APBD tahun anggaran sebelumnya.

“Kondisi anggaran kita, untuk defisit belanja sebesar Rp167 miliar, apabila ditambah alokasi maka defisit anggaran sebesar Rp215 miliar untuk 2022,” kata Radmida.

Penulis: Louis | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button