LENSA KRIMINALNEWS

Sejauh Ini Sudah Lima Korban Kejahatan Asusila yang Dilakukan AN

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Menindaklanjuti kasus kejahatan asusila yang dilakukan AN, 32 tahun, pihak kepolisian melalui laporan pertama pada tanggal 26 Juni 2021 yang dilakukan orangtua korban setelah dilakukan pendalaman ditemukan tiga orang korban.

Kemudian hingga konferesi pers yang dilakukan pihak kepolisian Jumat siang, 23 Juli 2021, ditemukan lagi dua korban sehingga totalnya menjadi lima korban. Diperkirakan tindakan tercela ini sudah dilakukan oleh pelaku mulai dari Januari 2021.

Kapolres Pangkalpinang, AKBP Tris Lesmana Zeviansyah mengatakan tindakan kejahatan yang dilakukan pelaku memiliki modus dengan mengajaknya terlebih dahulu menjadi pengamen.

“Melalui pemeriksaan korban ada yang dicabuli satu kali hingga lima kali di kostnya yang beralamat di Jalan Abdurahman sekitaran Puncak Mall, korban diajak ke kostnya, kemudian diberikan makanan, lalu diajak mengamen, dan malamnya diajak kembali ke kost pelaku untuk melakukan tindakan pencabulan,” ucap Tris saat konferensi pers.

Pelaku melakukan ancaman kepada korban apabila tidak mengikuti perkataanya, dan sempat mengancam dengan senjata tajam agar korban dapat menuruti perkataanya.

Tris menjelaskan pelaku dikenai Pasal 80 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak, dan Pasal 82 Ayat 1 UU Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Perubahan PPU Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua UU Nomor 23 tahun 2002, atau pasal 292 KUHP.

“Pelaku M alias AN (32) yang beralamat di Kecamatan Rangkui, Pangkalpinang. Dengan tindakan yang dilakukannya tersebut, terancam pidana 15 tahun kurungan penjara,” kata Tris.

Tersangka merupakan resedivis untuk kasus penganiayaan dan pencabulan, dan sebelumnya telah menjalani pidana berupa lima tahun penjara.

Tris menambahkan, agar masyarakat bisa membantu pihak kepolisian untuk mengungkap kasus kejahatan asusila terutama kepada anak, agar pelaku bisa diproses secara hukum untuk menimbulkan efek jera kepada pelaku.

“Dengan kita ungkap ini, kita mengajak masyarakat mungkin masih ada korban lain untuk bisa melaporkan kepada kita sehingga bisa kita proses sampai ke pengadilan, dan diharapkan bisa diberikan hukuman yang setimpal untuk efek jera,” tambahnya.

Penulis: Louis | Editor: Donny Fahrum

Related Articles

Leave a Reply

Back to top button